Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Irpan Haeroni menilai regulasi terkait pelayanan perda kepemudaan di Jawa Barat perlu disosialisasikan secara lebih masif. Langkah ini penting agar keberadaan aturan tersebut benar-benar diketahui dan dimanfaatkan oleh para pemuda.
Menurut Irpan, pemuda merupakan aset penting bangsa yang harus dibina secara terarah agar mampu berkembang sesuai dengan bakat dan potensinya. Melalui pembinaan yang tepat, generasi muda diharapkan dapat menjadi pemimpin masa depan sekaligus berperan aktif dalam pembangunan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri telah memiliki komitmen dalam pembinaan pemuda. Hal itu terlihat dari diterbitkannya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pedoman Pelayanan Kepemudaan.
Perda tersebut memuat 48 pasal yang mengatur berbagai aspek pelayanan kepemudaan, termasuk arah pembinaan generasi muda di daerah. Karena itu, Irpan Haeroni menilai regulasi perda kepemudaan perlu disosialisasikan secara luas agar dapat dipahami oleh masyarakat, khususnya para pemuda.
Pembinaan Pemuda Perlu Dukungan Program dan Anggaran
Irpan Haeroni menjelaskan bahwa pembinaan kepemudaan di Jawa Barat sangat realistis untuk diperkuat. Hal ini mengingat jumlah organisasi kepemudaan di provinsi tersebut cukup banyak dan memiliki anggota yang tersebar di berbagai daerah.
Dengan pembinaan yang tepat, para pemuda dapat memiliki keterampilan serta pengetahuan yang memadai. Bekal tersebut penting agar generasi muda mampu berkiprah secara produktif dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Fokus pada Kepemimpinan dan Kewirausahaan
Dalam Perda Pedoman Pelayanan Kepemudaan, khususnya pada Pasal 17, disebutkan bahwa pelayanan kepemudaan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan.
Irpan Haeroni menilai penguatan kewirausahaan menjadi salah satu solusi penting, terutama bagi daerah dengan kepadatan penduduk tinggi seperti Kabupaten Bekasi. Tingginya jumlah penduduk biasanya juga diikuti dengan meningkatnya jumlah pencari kerja.
Karena itu, perlu adanya perluasan program kewirausahaan bagi pemuda. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah melalui pelatihan kewirausahaan agar generasi muda memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang usaha secara mandiri sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.








Leave a Reply