gerindrajabar.id – Daddy Rohanady menekankan pentingnya penyempurnaan regulasi pajak air permukaan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Barat. Menurutnya, kebijakan yang kuat akan memberikan kepastian hukum sekaligus mendorong optimalisasi pendapatan daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Pansus XI DPRD Provinsi Jawa Barat yang dirangkaikan dengan rapat kerja bersama Perpamsi Jawa Barat di Kota Bogor, Rabu, 18 Februari 2026.
Pajak Air Permukaan sebagai Instrumen Strategis
Sebagai anggota Pansus XI, Daddy Rohanady menjelaskan bahwa pajak air permukaan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Hal ini karena pemanfaatannya bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat luas.
Ia menilai optimalisasi penerimaan pajak akan berdampak langsung pada peningkatan kapasitas pembangunan di berbagai sektor.
Semakin besar penerimaan pajak, maka semakin luas pula ruang pemerintah dalam merealisasikan program pembangunan. Sebaliknya, jika penerimaan rendah, maka pembangunan akan berjalan terbatas.

Penyempurnaan Regulasi Jadi Prioritas
Daddy Rohanady menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan menyerap masukan untuk menyempurnakan Rancangan Peraturan Daerah terkait penggunaan sumber daya air.
Regulasi yang komprehensif dan implementatif dinilai penting agar pengelolaan air permukaan dapat berjalan tertib serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Dorong Sinergi dan Keseimbangan Kebijakan
Selain itu, Daddy Rohanady menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, termasuk perusahaan air minum.
Kolaborasi ini diperlukan agar tercipta pemahaman bersama mengenai kewajiban dan kontribusi dalam pengelolaan sumber daya air.
Ia berharap regulasi yang tengah dibahas mampu menyeimbangkan kepentingan pelayanan publik, keberlanjutan lingkungan, serta peningkatan pendapatan daerah.
Melalui pembahasan yang matang, Daddy optimistis kebijakan ini dapat menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan Jawa Barat yang berkelanjutan.








Leave a Reply