gerindrajabar.id — Anggota DPRD Jawa Barat, Syahrir, memandang peringatan Hari Nelayan Nasional 2026 sebagai momentum penting untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir. Ia menilai, program Kampung Nelayan Merah Putih yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto menjadi langkah nyata dalam membangun kedaulatan pesisir.
Menurut Syahrir, kebijakan penghapusan piutang macet melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 merupakan terobosan yang memberikan ruang baru bagi nelayan. Selama ini, beban utang lama menjadi kendala utama dalam mengakses pembiayaan formal dan mengembangkan usaha.
Kebijakan tersebut lahir dari aspirasi nelayan dan kelompok tani yang kesulitan menjaga keberlanjutan usaha. Dengan penghapusan piutang, nelayan diharapkan dapat kembali mengakses perbankan dan membangun kemandirian ekonomi.
Infrastruktur dan Peningkatan Pendapatan
Syahrir juga menilai, persoalan utama nelayan bukan pada kemauan bekerja, melainkan keterbatasan infrastruktur. Program Kampung Nelayan Merah Putih menjawab tantangan tersebut melalui pembangunan fasilitas seperti pabrik es, cold storage, dermaga, hingga dukungan energi mandiri.
Fasilitas ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus nilai jual hasil tangkapan. Bahkan, proyek percontohan menunjukkan adanya peningkatan pendapatan nelayan hingga dua kali lipat.
Pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 desa nelayan pada 2026 dan meningkat menjadi 5.000 desa pada 2029.
Penguatan Koperasi dan Ekonomi Pesisir
Selain infrastruktur, penguatan koperasi desa menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian nelayan. Dengan dukungan operasional dan akses pasar, nelayan didorong menjadi pelaku utama dalam rantai distribusi, termasuk peluang ekspor.
Di Jawa Barat, Syahrir menekankan pentingnya sinergi antara program pusat dan daerah agar kawasan pesisir mampu menjadi penggerak ekonomi baru.
Bagi Syahrir, Hari Nelayan 2026 tidak sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat perlindungan nelayan, ketahanan pangan, dan kedaulatan maritim. Dengan kebijakan yang berpihak dan implementasi yang konsisten, sektor kelautan diyakini mampu menjadi pilar penting bagi masa depan Indonesia.








Leave a Reply