Tina Wiryawati Bahas Koperasi Desa Merah Putih di Bandung

Tina Wiryawati: Koperasi Desa Merah Putih Kunci Keadilan Ekonomi Syariah di Jawa Barat

oleh


gerindrajabar.id — Legislator Gerindra Tina Wiryawati menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih menjadi kunci dalam mewujudkan keadilan ekonomi syariah di Jawa Barat. Menurutnya, pendekatan ekonomi syariah tidak lagi cukup berfokus pada sektor keuangan, tetapi harus diperluas ke sektor riil yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pandangan tersebut disampaikan Tina saat menanggapi arahan Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah Nasional, Ferry Juliantono, dalam Musyawarah Daerah MES Jawa Barat di Bandung. Ia menilai, koperasi desa memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi berbasis kerakyatan.

Penguatan Sektor Riil Berbasis Koperasi

Tina menjelaskan, selama ini ekonomi syariah kerap dipersepsikan terbatas pada sektor perbankan. Padahal, esensi ekonomi syariah terletak pada keadilan distribusi kekayaan yang dapat diwujudkan melalui koperasi.

Ia menilai Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar lembaga keuangan, tetapi menjadi motor penggerak sektor riil yang mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Dengan keberadaan ribuan unit koperasi yang telah tersedia, Tina mendorong agar fasilitas tersebut segera dioptimalkan, terutama sebagai offtaker bagi produk pertanian dan UMKM di desa.

Akses Pembiayaan dan Peran Perbankan

Sebagai anggota Komisi III DPRD Jawa Barat yang membidangi keuangan, Tina juga menekankan pentingnya dukungan dari sektor perbankan syariah. Ia mendorong mitra kerja seperti Bank BJB Syariah dan bank daerah lainnya untuk menghadirkan skema pembiayaan mikro yang mudah diakses oleh koperasi desa.

Menurutnya, inovasi produk perbankan syariah harus menjangkau hingga ke desa, sehingga koperasi dapat menjalankan perannya secara optimal, baik sebagai penyalur kebutuhan pokok maupun penyerap hasil produksi masyarakat.

Dampak Nyata bagi Masyarakat Desa

Dalam pandangan Tina, integrasi koperasi ke dalam ekosistem ekonomi syariah akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Koperasi dapat menjadi jembatan distribusi kebutuhan pokok, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendorong inklusi keuangan yang lebih merata di tingkat desa.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga pelaku utama dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Dorongan Ekonomi Berkelanjutan

Selain aspek ekonomi, Tina juga menekankan pentingnya penerapan prinsip ekonomi hijau dalam pengelolaan koperasi desa. Ia menilai pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Koperasi desa diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga berperan sebagai edukator bagi masyarakat dalam menerapkan praktik usaha yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, lembaga keuangan, dan pengawasan legislatif, Tina optimistis Jawa Barat dapat menjadi contoh dalam pengembangan ekonomi syariah berbasis desa yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *