GerindraJabar — Kamis, (30/10/2025). Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat yang dipimpin oleh George Edwin Sugiharto melaksanakan kunjungan kerja ke Masjid Agung Sang Cipta Rasa dan Keraton Kasepuhan Cirebon. Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung kondisi, pelestarian, serta potensi pengembangan kawasan cagar budaya dan keagamaan yang menjadi ikon sejarah di wilayah Cirebon.
Dalam kesempatan itu, rombongan Komisi V berdialog dengan pengurus Masjid Agung Sang Cipta Rasa dan Pangeran Raja Muhammad Nusantara selaku pimpinan Keraton Kasepuhan. Dialog berlangsung akrab, membahas tantangan pelestarian situs budaya serta upaya menjaga nilai-nilai sejarah agar tetap hidup di tengah masyarakat modern.

Warisan Sejarah dan Identitas Cirebon
Di sela peninjauan, George Edwin turut mengulas kembali sejarah dua ikon penting Cirebon tersebut. Menurutnya, Masjid Agung Sang Cipta Rasa dan Keraton Kasepuhan merupakan representasi kejayaan kerajaan Islam di masa lampau yang membentuk karakter budaya masyarakat Jawa Barat hingga hari ini.
Ia menyampaikan bahwa Masjid Agung yang dibangun pada abad ke-15 itu memiliki arsitektur sarat filosofi dan menjadi simbol harmoninya budaya Islam, Sunda, dan Jawa. “Setiap sudut masjid ini menyimpan nilai sejarah yang harus terus dijaga,” ujarnya.
Sementara untuk Keraton Kasepuhan, George menyebutnya sebagai pusat kebudayaan Cirebon yang masih aktif hingga saat ini. Kompleks keraton terus dimanfaatkan untuk kegiatan budaya dan edukasi, serta menjadi tujuan wisata sejarah yang diminati masyarakat dari berbagai daerah.

George Edwin: Komitmen DPRD Jabar untuk Pelestarian Budaya
Usai peninjauan, George Edwin Sugiharto menilai bahwa keberadaan Masjid Agung Sang Cipta Rasa dan Keraton Kasepuhan tidak hanya memiliki nilai sejarah tinggi, tetapi juga potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata dan pendidikan karakter masyarakat Jawa Barat.
Ia menegaskan, DPRD Jawa Barat melalui Komisi V berkomitmen mendorong dukungan anggaran dan kebijakan strategis bagi pelestarian situs budaya di Cirebon. “Sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan pengelola situs budaya menjadi kunci agar nilai sejarah serta kearifan lokal ini tetap terjaga dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Menjaga Warisan, Menguatkan Jati Diri
Gerindra Jabar terus mendukung langkah-langkah nyata para anggota dewan dalam menjaga warisan budaya serta mengembangkan potensi wisata sejarah di daerah. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen membangun Jawa Barat yang berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing tinggi — berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa.








Leave a Reply