GerindraJabar – Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Abdul Karim, S.H., gelar kegiatan pendidikan politik di Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, pada Minggu, 9 November 2025.
Kegiatan pendidikan politik ini menjadi ruang penting bagi warga pedesaan untuk memahami haknya dan ikut mengawal pemerataan pembangunan di Jawa Barat.
Peran Abdul Karim dalam Pendidikan Politik Warga
Dalam paparannya, Abdul Karim menyoroti ketimpangan pembangunan antara wilayah utara dan selatan Jawa Barat.
Menurutnya, perkembangan pesat di wilayah utara tidak diikuti oleh wilayah selatan yang masih berjuang mendapatkan layanan dasar.
Ia menilai banyak desa masih terbatas akses jalannya, pasarnya, hingga transportasi umum. Kondisi ini memperlambat ekonomi rakyat kecil dan menyempitkan peluang masyarakat untuk meningkatkan penghasilan.
Dampak Ketimpangan terhadap Kualitas Hidup
Abdul Karim menjelaskan bahwa ketimpangan pembangunan berkaitan langsung dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Di banyak desa, anak-anak menempuh jarak jauh untuk bersekolah, sementara sebagian lainnya berhenti belajar karena membantu ekonomi keluarga.
Pelayanan kesehatan juga belum merata sehingga penanganan penyakit kerap terlambat. Ia mencontohkan Kabupaten Cianjur yang memiliki potensi pertanian dan pariwisata, namun masih berada di bawah rata-rata IPM Jawa Barat.
Kesenjangan Informasi di Era Digital
Abdul Karim menyoroti kesenjangan digital yang masih terjadi antara kota dan desa.
Warga kota mudah mengakses informasi kebijakan, sementara masyarakat pedesaan sering kesulitan sinyal. Hal ini memperlebar jurang informasi yang harus segera diatasi.
Pendidikan Politik untuk Pemberdayaan Warga
Menurut Abdul Karim, pembangunan tidak cukup dengan membangun infrastruktur fisik.
Masyarakat perlu diberdayakan melalui pengetahuan politik agar memahami hak dan perannya dalam pembangunan daerah.
Kesadaran politik yang baik membuat warga mampu menyampaikan aspirasi dan mengawal pembangunan lebih efektif.
Melalui kegiatan Abdul Karim dan pendidikan politik ini, ia berharap warga semakin percaya diri dalam berpartisipasi dan mampu mendorong pembangunan yang lebih adil dan merata.








Leave a Reply