Gerindra Jabar – Banjir Kabupaten Bandung yang kembali melanda sejumlah wilayah menjadi perhatian serius. Menyikapi kondisi tersebut, Buky Wibawa, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, meminta Pemerintah Kabupaten Bandung segera mengambil langkah konkret agar banjir tidak terus berulang.
Menurut Buky Wibawa, salah satu penyebab banjir adalah luapan sungai dari wilayah hulu. Karena itu, penanganan harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.
Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Bandung dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Kerja sama lintas pihak dinilai menjadi kunci dalam mengatasi persoalan banjir secara berkelanjutan.
Buky Wibawa juga menilai penanganan pascabencana tidak boleh bersifat sementara. Pemerintah daerah perlu menyiapkan langkah lanjutan agar dampak banjir Kabupaten Bandung tidak kembali terjadi di tahun-tahun berikutnya.
Selain mendorong langkah kebijakan, Buky Wibawa menyampaikan keprihatinannya terhadap masyarakat terdampak. Melalui kegiatan Citra Bhakti DPRD Provinsi Jawa Barat, ia turut menyalurkan bantuan secara langsung.

Bantuan tersebut berupa sembako, alas tidur, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban warga dalam masa pemulihan.
Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Bandung Ali Syakieb menyampaikan apresiasi atas perhatian DPRD Provinsi Jawa Barat. Ia menyebut banjir kali ini berdampak pada sekitar 15 kecamatan dan disertai longsor.
Ali menegaskan penanganan pascabencana harus menjadi fokus bersama. Normalisasi sungai, menurutnya, tidak cukup dilakukan di wilayah hilir saja.
Ia menilai perbaikan harus dimulai dari wilayah hulu. Jika hanya dilakukan di hilir, sedimentasi lumpur akan terus terbawa ke bawah.
Ali juga menyoroti pentingnya rencana jangka panjang berupa perluasan sungai. Dengan langkah tersebut, banjir di Kabupaten Bandung diharapkan dapat ditangani secara lebih efektif.








Leave a Reply