Menjelang pergantian tahun 2026, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, turun langsung ke wilayah terdampak bencana longsor dan banjir bandang di Kecamatan Nyalindung, Rabu (31/12/2025). Kehadiran ini menjadi wujud kepedulian nyata sekaligus refleksi akhir tahun untuk memperkuat langkah ke depan.
Di penghujung 2025, kegiatan tersebut dimaknai sebagai upaya mendampingi masyarakat pascabencana, tidak hanya melalui bantuan darurat, tetapi juga melalui langkah pencegahan jangka panjang.
Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga
Dalam kunjungan tersebut, Yudha menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga terdampak di Kampung Rancabali dan Kampung Pasirsalam, Desa Kertaangsana, serta warga di Desa Bojongsari. Bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.
Penyaluran dilakukan secara langsung agar bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi warga di lapangan.

Dialog dan Serap Aspirasi Masyarakat
Selain menyalurkan bantuan, Yudha bersama jajaran pengurus dan anggota DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi menyisir sejumlah titik terdampak bencana. Dialog langsung dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan lanjutan setelah masa tanggap darurat.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan berkelanjutan.
Dorong Kolaborasi Penanganan Bencana
Dalam kesempatan tersebut, Yudha menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani wilayah rawan bencana di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, bantuan darurat perlu diiringi dengan upaya pencegahan agar risiko bencana di masa mendatang dapat ditekan.
Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak dinilai menjadi kunci dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan warga.

Aksi Tanam Pohon sebagai Mitigasi
Sebagai langkah konkret jangka panjang, Fraksi Gerindra bersama warga melakukan penanaman ratusan batang pohon pinus di wilayah Desa Kertaangsana. Penanaman ini ditujukan untuk memperkuat struktur tanah serta menekan potensi erosi dan longsor.
Ke depan, aksi serupa juga direncanakan menyasar wilayah lereng Desa Cihanjawar di Kecamatan Nagrak sebagai bagian dari gerakan berkelanjutan menjaga keseimbangan alam.
Refleksi Akhir Tahun Menuju 2026
Menutup rangkaian kegiatan di akhir 2025, Yudha mengajak masyarakat menjadikan momentum ini sebagai refleksi bersama. Ia berharap memasuki tahun 2026, sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mitigasi bencana semakin kuat.
Melalui aksi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan ini, Gerindra Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat, baik dalam situasi darurat maupun dalam upaya pencegahan demi keselamatan bersama.









Leave a Reply