Irpan Haeroni menilai penguatan layanan kesehatan mental di Jawa Barat menunjukkan arah yang positif. Menurut Irpan, peningkatan kualitas pelayanan ini penting mengingat angka gangguan jiwa di provinsi tersebut masih tergolong tinggi.
Sebagai Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Irpan menyampaikan bahwa rencana penambahan tenaga kesehatan jiwa di seluruh Puskesmas merupakan langkah strategis. Selain itu, Irpan Haeroni yang juga menjabat sebagai Anggota Badan Musyawarah DPRD Jabar menilai kebijakan tersebut dapat memperluas akses pelayanan hingga tingkat dasar.
Irpan Haeroni Dorong Pemerataan Layanan di Jawa Barat
Dalam keterangannya, Irpan Haeroni mengungkapkan bahwa prevalensi gangguan jiwa di Jabar mencapai 3,3 persen. Angka tersebut menjadi tantangan serius yang harus direspons dengan kesiapan tenaga, sarana, dan sistem pelayanan yang merata.
Irpan menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan mental tidak cukup hanya dengan penambahan SDM, tetapi juga perlu dukungan fasilitas yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.
Sorotan Irpan Haeroni untuk Kabupaten Bekasi
Secara khusus, Irpan Haeroni menyoroti Kabupaten Bekasi sebagai wilayah yang membutuhkan perhatian. Berdasarkan penelusuran di lapangan, faktor ekonomi serta ketahanan keluarga menjadi pemicu gangguan mental di masyarakat.
Karena itu, Irpan berharap program penempatan tenaga kesehatan jiwa dapat memprioritaskan daerah dengan tingkat gangguan mental tinggi. Dengan langkah tersebut, Irpan Haeroni optimistis kualitas layanan kesehatan mental di Jawa Barat akan terus membaik.








Leave a Reply