gerindrajabar.id — Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Dede Kusdinar, mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dorongan ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang akan melanjutkan program tersebut secara nasional.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan nasional yang berfokus pada pemenuhan gizi anak, terutama di lingkungan sekolah. Karena itu, pelaksanaannya harus dikawal dengan baik oleh pemerintah daerah.
Peran Pengawasan Pemerintah Daerah
Menurut Dede Kusdinar, pengawasan menjadi kunci utama keberhasilan program MBG. Pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, perlu memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai standar.
Selain itu, koordinasi antar pihak juga harus diperkuat. Dengan begitu, program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Dede Kusdinar Soroti Kualitas Menu dan Transparansi Anggaran
Dede Kusdinar juga menyoroti kualitas makanan dalam program MBG. Menu yang disajikan harus aman dikonsumsi dan memiliki gizi seimbang.
Di sisi lain, pengelolaan anggaran harus dilakukan secara transparan. Pengelola program perlu menyampaikan laporan secara berkala. Hal ini penting untuk menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik.
Dorong Keterlibatan dan Hilirisasi
Program Makan Bergizi Gratis juga diharapkan melibatkan masyarakat sekitar. Keterlibatan ini mencakup proses pengolahan hingga distribusi makanan.
Dengan cara tersebut, program tidak hanya meningkatkan gizi. Namun, juga mendorong pergerakan ekonomi lokal.
Lebih lanjut, Dede Kusdinar menilai MBG dapat mendukung hilirisasi produk pangan. Komoditas seperti telur, ayam, dan susu bisa menjadi bagian dari rantai pasok. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan lebih luas.








Leave a Reply