Dede Kusdinar menilai stabilitas harga bahan pokok saat Idul Fitri 1447 H tetap terjaga

Dede Kusdinar Apresiasi Stabilitas Harga Bahan Pokok Idul Fitri 1447 H

oleh


gerindrajabar.id — Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Dede Kusdinar, mengapresiasi stabilitas harga bahan pokok selama momentum Idul Fitri 1447 H. Ia menilai kondisi ini menunjukkan pengawasan pemerintah daerah berjalan efektif, sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Stabilitas harga bahan pokok biasanya menjadi perhatian utama saat hari besar keagamaan. Namun, berdasarkan pemantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok pada Idul Fitri tahun ini relatif terkendali. Selain itu, distribusi barang juga terpantau lancar tanpa adanya gangguan berarti.

Pengawasan Pangan Dinilai Efektif

Dede Kusdinar menjelaskan bahwa stabilitas harga bahan pokok tidak terlepas dari peran aktif pemerintah dalam melakukan pengawasan pangan. Pengawasan dilakukan secara langsung ke pusat-pusat perdagangan, termasuk pasar tradisional.

Menurutnya, langkah tersebut terbukti mampu menjaga keseimbangan harga, ketersediaan pasokan, serta keamanan pangan bagi masyarakat. Dengan pengawasan yang konsisten, potensi lonjakan harga dapat ditekan secara optimal.

Peran Swasembada Pangan

Selain pengawasan, Dede juga menilai keberhasilan program swasembada pangan turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok. Program ini mencakup berbagai komoditas penting seperti beras, gula konsumsi, cabai, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur, hingga bawang merah.

Ia menekankan bahwa target swasembada pangan harus terus ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Upaya peningkatan produksi dan penguatan sektor agribisnis dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga ketersediaan bahan pokok secara berkelanjutan.

Dorong Konsistensi Pengawasan

Ke depan, Dede Kusdinar berharap stabilitas harga bahan pokok dapat terus dipertahankan, tidak hanya saat Idul Fitri, tetapi juga dalam kondisi normal. Ia menilai konsistensi pengawasan dan penguatan produksi menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan pasar.

Dengan langkah tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang terjamin.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *