Bucky Wibawa bahas pemberdayaan masyarakat Jabar

Buky Wibawa Tekankan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Fokus Pembangunan Jabar

oleh


gerindrajabar.id — Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Buky Wibawa, menegaskan pentingnya penguatan program pemberdayaan masyarakat sebagai langkah strategis dalam pembangunan Jawa Barat. Hal ini disampaikan saat kegiatan reses di Kelurahan Maleber, Kota Bandung, Selasa, 3 Maret 2026.

Menurutnya, meskipun tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah provinsi telah mencapai di atas 90 persen, Jawa Barat masih menghadapi tantangan serius. Persoalan kemiskinan dan pengangguran dinilai masih menjadi pekerjaan besar yang harus segera ditangani.

Pemberdayaan Jadi Kunci Atasi Masalah Sosial

Buky Wibawa menilai bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat Jabar. Dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 50 juta jiwa, pendekatan pembangunan perlu dilakukan secara menyeluruh.

Ia menegaskan bahwa program yang berorientasi pada pemberdayaan akan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengurangi ketimpangan sosial.

Infrastruktur dan SDM Harus Berjalan Seimbang

Buky menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang saat ini menjadi prioritas hingga tahun 2027 perlu diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, setelah infrastruktur terpenuhi, langkah berikutnya adalah memperkuat kualitas SDM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi.

Dorong Pendidikan dan Pelatihan Kerja

Sebagai bagian dari solusi, Buky mendorong penguatan pendidikan keahlian, khususnya di tingkat SMK. Selain itu, program pelatihan kerja bagi pencari kerja juga harus diperluas.

Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di dunia industri.

Siapkan SDM untuk Dukung Investasi

Buky Wibawa menambahkan bahwa kebutuhan tenaga kerja unggul semakin meningkat seiring berkembangnya investasi di Jawa Barat. Oleh karena itu, kesiapan SDM menjadi faktor kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui penguatan pemberdayaan masyarakat dan pembangunan SDM, ia optimistis berbagai persoalan sosial dapat ditekan sekaligus mendorong pembangunan yang lebih inklusif.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *