Abdul Karim memaparkan pentingnya penguatan kewirausahaan di Aula Desa Sirnagalih, Cianjur

Abdul Karim Dorong Kewirausahaan Daerah, Produk Lokal Cianjur Siap Bersaing di Pasar Nasional

oleh


CIANJUR – Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Abdul Karim, S.H., menegaskan pentingnya melahirkan wirausahawan kreatif dan tangguh untuk menghadapi persaingan ekonomi global serta menekan angka pengangguran.

Pesan itu disampaikan saat Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2019 tentang Kewirausahaan Daerah di Aula Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Menurut politisi Partai Gerindra ini, Perda Kewirausahaan hadir sebagai payung hukum yang mendorong lahirnya iklim usaha kondusif di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi.

“Perubahan terjadi begitu cepat. Kita butuh wirausahawan yang tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga mampu beradaptasi dengan teknologi dan kebutuhan pasar,” ujarnya.

Abdul Karim memberi semangat kepada pelaku UMKM agar produk lokal Cianjur menembus pasar nasional

Abdul Karim menambahkan, regulasi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk memberikan pelatihan, pendampingan, akses permodalan, dan kemudahan perizinan bagi para pelaku usaha.

“Saya yakin Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi mampu mendukung UMKM agar terus maju. Apalagi beliau sangat mencintai produk lokal,” ungkapnya.

Abdul Karim menilai, Cianjur memiliki kekuatan besar pada produk khasnya, seperti tauco, yang terbukti mampu bersaing di pasar nasional.

“Tauco adalah salah satu kebanggaan Cianjur. Bahkan brownies tauco kini sudah dikenal luas di pasar nasional. Ini bukti produk lokal kita punya daya saing tinggi,” tuturnya.

Abdul Karim juga menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan pemerintah untuk mencetak sumber daya manusia unggul.

Abdul Karim berbincang dengan peserta sosialisasi, mengajak generasi muda untuk berani memulai usaha dan berinovasi

“Menguatkan sektor wirausaha bukan hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tapi juga mendorong keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan,” jelasnya.

Abdul Karim juga mengajak generasi muda memanfaatkan program pemerintah dan berani memulai usaha sendiri.

“Lewat sosialisasi Perda ini, saya berharap muncul semangat baru agar kewirausahaan menjadi jalan kemandirian ekonomi,” pungkasnya.

Dengan penerapan Perda Kewirausahaan, produk lokal Cianjur diharapkan semakin dikenal dan memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.