Dea Eka Rizaldi menyampaikan materi dalam Seminar Job Talk UNSIKA tentang kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja modern

Dea Eka Rizaldi Kupas Strategi Mahasiswa UNSIKA Tembus Dunia Kerja Modern

oleh


GerindraJabar — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dea Eka Rizaldi, menjadi pembicara dalam Seminar Job Talk Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) bertema “Lulusan Berkualitas, Kebanggaan Universitas” pada Minggu (10/11/2025). Kehadirannya menguatkan komitmen untuk menyiapkan generasi muda Jawa Barat agar siap bersaing di dunia kerja modern.

Seminar ini diikuti mahasiswa dan civitas akademika UNSIKA. Dea berbagi pandangan mengenai perubahan dunia kerja akibat transformasi digital dan meningkatnya persaingan global. Ia menjelaskan bahwa lulusan perguruan tinggi harus memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Menurut Dea, dinamika ketenagakerjaan harus dipahami sejak dini. Ia menyinggung isu mismatch kompetensi, pengangguran pemuda, dan kesenjangan antara keterampilan mahasiswa dengan kebutuhan perusahaan. Data Badan Pusat Statistik mencatat bahwa Jawa Barat memiliki 26,80 juta angkatan kerja pada Februari 2025, jumlah terbesar di Indonesia. Kondisi ini membuat persaingan kerja semakin ketat.

Dea Eka Rizaldi berfoto bersama mahasiswa UNSIKA seusai kegiatan Job Talk di Karawang

DPRD Jawa Barat, lanjutnya, telah menyiapkan sejumlah regulasi sebagai perlindungan dan penguatan bagi tenaga kerja. Di antaranya Perda No. 5 Tahun 2023, Perda No. 2 Tahun 2021, dan Perda No. 6 Tahun 2014. Informasi mengenai regulasi ini dapat dilihat melalui laman Gerindra Jabar.

Selain legislasi, DPRD juga berperan dalam penganggaran pelatihan kerja serta pengawasan program pemerintah. Dea menegaskan bahwa keterampilan digital kini menjadi kebutuhan penting. Literasi digital, coding dasar, kemampuan manufaktur modern, dan ekonomi kreatif harus dipadukan dengan soft skills seperti komunikasi, kerja sama, dan pemecahan masalah.

Dea menilai UNSIKA memiliki peran penting dalam mencetak lulusan yang kompetitif. Ia mendorong penguatan kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan industri. Program magang industri, pelatihan soft skill, dan inkubasi bisnis kampus perlu diperluas agar mahasiswa memiliki kesiapan lebih baik sebelum terjun ke dunia kerja.

Mengakhiri sesi, Dea menyampaikan bahwa perubahan dunia kerja tidak boleh membuat generasi muda ragu. Dengan kompetensi yang tepat dan kemampuan beradaptasi, mahasiswa UNSIKA dapat menjadi lulusan berkualitas yang siap bersaing di dunia modern sekaligus memberi kontribusi bagi pembangunan daerah.

Suasana seminar Job Talk UNSIKA dengan kehadiran Dea Eka Rizaldi sebagai pembicara utama


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *