gerindrajabar.id — Peringatan Hari Jadi Tatar Sunda menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya dan nilai-nilai luhur warisan leluhur. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Karim, saat menghadiri rangkaian peringatan Hari Jadi Tatar Sunda yang dimeriahkan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Sunda.
Menurut Abdul Karim, peringatan Hari Jadi Tatar Sunda tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga sarana untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga identitas dan karakter yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Ia menilai nilai-nilai budaya Sunda perlu terus dikenalkan kepada generasi muda agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Budaya Sunda Miliki Nilai Luhur
Abdul Karim menjelaskan bahwa masyarakat Sunda dikenal memiliki karakter someah, santun, serta menjunjung tinggi sikap saling menghormati.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari identitas budaya yang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan sosial tidak boleh membuat masyarakat melupakan akar budaya yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jawa Barat.
Peran Generasi Muda Sangat Penting
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Karim mengajak generasi muda untuk lebih mengenal sejarah dan budaya Sunda.
Ia menilai pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seni dan tradisi, tetapi juga melalui penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan memahami budaya sendiri, generasi muda diharapkan memiliki rasa bangga terhadap identitas daerah sekaligus mampu menjaga keberlangsungan warisan budaya di masa depan.
Seni dan Budaya Jadi Sarana Edukasi
Berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan dalam peringatan Hari Jadi Tatar Sunda dinilai menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan budaya Sunda kepada masyarakat luas.
Menurut Abdul Karim, kegiatan budaya seperti ini mampu menghadirkan ruang edukasi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan masyarakat.
Selain menjadi hiburan, pertunjukan seni juga menjadi sarana untuk mengenalkan sejarah, tradisi, dan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat Sunda.
Perkuat Identitas Budaya Jawa Barat
Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda melalui Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026.
Penetapan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat akar budaya dan sejarah masyarakat Sunda di tengah perkembangan zaman.
Abdul Karim berharap peringatan Hari Jadi Tatar Sunda dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus menjaga nilai persatuan, keramahan, dan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas budaya Sunda.




