gerindrajabar.id — Transformasi digital terus menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu membantu pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat proses pengambilan kebijakan di tengah dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Andhika Surya Gumilar, menilai pengembangan GovTech berbasis Artificial Intelligence (AI) merupakan langkah yang tepat untuk mendukung pemerintahan yang lebih adaptif. Menurutnya, teknologi tidak hanya berfungsi mempercepat layanan, tetapi juga membantu menghasilkan kebijakan yang lebih akurat melalui pemanfaatan data yang terintegrasi.
Data Terintegrasi Percepat Pengambilan Kebijakan
Andhika menjelaskan salah satu tantangan pemerintah saat ini adalah menghimpun berbagai data dari banyak sektor dalam waktu yang singkat. Dengan sistem yang terintegrasi, proses analisis dapat dilakukan lebih cepat sehingga pemerintah memiliki dasar yang lebih kuat sebelum menetapkan kebijakan.
Ia menilai pemanfaatan data, seperti data kesejahteraan masyarakat, perkembangan harga kebutuhan pokok, inflasi, hingga indikator ekonomi lainnya, akan memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, pemerintah dapat mengantisipasi berbagai persoalan sejak dini.
AI Dukung Pelayanan Publik Lebih Efektif
Menurut Andhika, penggunaan kecerdasan buatan dapat membantu pemerintah bekerja secara lebih efektif dan presisi. Sistem berbasis AI mampu mengolah data dalam jumlah besar serta menyajikan analisis yang dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan.
Pemanfaatan teknologi tersebut juga dinilai dapat mendukung penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran. Selain itu, evaluasi terhadap berbagai program pemerintah dapat dilakukan secara lebih objektif karena didasarkan pada data yang terus diperbarui.
Perkuat Transparansi Pemerintahan
Andhika mengatakan transformasi digital juga harus diikuti dengan penguatan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Integrasi data antarsektor dinilai mampu meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus meminimalkan potensi kesalahan dalam pelaksanaan program pemerintah.
Ia berharap pengembangan GovTech berbasis AI terus dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan keamanan data dan perlindungan informasi masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi yang didukung data berkualitas akan membantu pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat sasaran, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.




