gerindrajabar.id — Akses air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak masih menjadi kebutuhan mendasar di sejumlah wilayah Kabupaten Pangandaran. Persoalan tersebut mendominasi aspirasi masyarakat saat Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra, Tina Wiryawati, menggelar Reses Tahun Anggaran 2026 di Pamotan, Kecamatan Kalipucang.
Reses dimanfaatkan warga sebagai ruang menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan secara langsung. Selain infrastruktur dasar, masyarakat juga mengusulkan peningkatan pelayanan publik yang dinilai masih perlu mendapat perhatian pemerintah.
Air Bersih Jadi Aspirasi Utama
Keterbatasan akses air bersih menjadi persoalan yang paling banyak disampaikan warga. Kondisi tersebut dinilai masih memengaruhi aktivitas sehari-hari sehingga memerlukan penanganan yang berkelanjutan.
Karena itu, masyarakat berharap penyediaan jaringan air bersih dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendukung kesehatan lingkungan.
Sanitasi Sekolah Perlu Ditingkatkan
Selain air bersih, warga juga mengusulkan perbaikan sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Fasilitas sanitasi yang memadai dinilai mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Menurut masyarakat, kondisi sanitasi sekolah menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan belajar mengajar. Oleh sebab itu, perbaikan fasilitas tersebut diharapkan dapat masuk dalam program pembangunan yang diprioritaskan.





