CARI BERITA & INFORMASI

Andhika Surya Gumilar Tekankan Pentingnya Persiapan Matang Hadapi PORPROV XV Jawa Barat

Andhika Surya Gumilar PORPROV XV Jawa Barat

gerindrajabar.id — Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat perlu menjadi perhatian serius seluruh pemerintah kabupaten dan kota. Ajang olahraga tingkat provinsi itu tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi ukuran keberhasilan pembinaan atlet di setiap daerah.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Gerindra, Andhika Surya Gumilar, menilai persiapan menghadapi PORPROV XV Jawa Barat harus dilakukan secara matang dan dimulai jauh sebelum pelaksanaan pertandingan. Menurutnya, prestasi atlet merupakan hasil dari pembinaan yang berjalan secara konsisten, didukung program latihan yang terarah, pelatih berkualitas, fasilitas yang memadai, serta dukungan anggaran yang berkelanjutan.

PORPROV Jadi Tolok Ukur Pembinaan Atlet Daerah

Bagi Andhika, PORPROV memiliki peran penting dalam memetakan kualitas pembinaan olahraga di tingkat daerah. Melalui ajang tersebut, setiap kabupaten dan kota dapat mengevaluasi hasil pembinaan atlet yang telah dilakukan selama ini.

Karena itu, pemerintah daerah bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan pengurus cabang olahraga perlu memperkuat persiapan sejak dini. Program latihan, kualitas pelatih, fasilitas olahraga, hingga dukungan anggaran harus menjadi satu kesatuan yang saling mendukung.

Persiapan yang matang dinilai akan memberikan ruang bagi atlet untuk berkembang secara optimal. Dengan dukungan tersebut, mereka dapat fokus meningkatkan kemampuan tanpa terkendala kebutuhan dasar selama menjalani latihan.

Pembinaan Berkelanjutan Perlu Menjadi Prioritas

Andhika berpandangan bahwa pembinaan atlet tidak boleh bersifat musiman. Program pengembangan atlet harus terus berjalan, meski pelaksanaan PORPROV masih berlangsung beberapa waktu lagi.

Selain mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi, pembinaan yang berkelanjutan juga menjadi fondasi penting bagi regenerasi olahraga di Jawa Barat. Semakin baik sistem pembinaan yang dibangun, semakin besar peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi pada masa mendatang.

Menurutnya, perhatian terhadap atlet usia dini juga perlu terus ditingkatkan. Langkah tersebut menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga daya saing olahraga Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional.

Evaluasi dan Kolaborasi Perkuat Persiapan

Di sisi lain, evaluasi terhadap kesiapan setiap cabang olahraga juga perlu dilakukan secara berkala. Evaluasi menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan, sekaligus mencari solusi atas kendala yang dihadapi atlet maupun tim pelatih.

Tak kalah penting, keberhasilan sebuah kontingen membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, hingga masyarakat memiliki peran yang sama dalam menciptakan iklim olahraga yang sehat dan kompetitif.

Sinergi yang kuat diyakini akan memperkuat kualitas pembinaan atlet di Jawa Barat. Dengan kerja sama yang baik, target peningkatan prestasi olahraga daerah akan lebih mudah diwujudkan.

PORPROV Diharapkan Lahirkan Atlet Berprestasi

Menutup keterangannya, Andhika berharap seluruh atlet yang tengah menjalani persiapan menuju PORPROV XV Jawa Barat selalu berada dalam kondisi sehat, memiliki semangat berlatih yang tinggi, serta mampu menampilkan performa terbaik saat mewakili daerah masing-masing.

Ia juga berharap PORPROV XV Jawa Barat tidak hanya melahirkan juara di tingkat provinsi, tetapi menjadi titik awal munculnya atlet-atlet berkualitas yang mampu mengharumkan nama Jawa Barat pada berbagai kejuaraan nasional hingga internasional.