CARI BERITA & INFORMASI

Tina Wiryawati Ajak Pelajar Kuningan Lawan Perilaku Negatif dengan Bela Negara

Tina Wiryawati saat memberikan pembekalan bela negara kepada pelajar SMK di Kuningan.

gerindrajabar.id — Bela negara bagi generasi muda tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan formal. Kepedulian terhadap lingkungan, ketaatan terhadap hukum, serta keberanian menjauhi pergaulan negatif juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter pelajar.

Pesan tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, Tina Wiryawati, saat menjadi narasumber Ngabela Nagara Batch 24 yang digelar Bakesbangpol Jawa Barat di Wisma Permata Kuningan, Selasa (15/9). Kegiatan bertajuk Membangun Karakter Bela Negara Bagi Generasi Muda Jawa Barat itu diikuti ratusan pelajar SMK se-Kuningan.

Tina Wiryawati Tekankan Bela Negara dalam Kehidupan Sehari-hari

Tina Wiryawati mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini tidak hanya berkaitan dengan konflik. Degradasi karakter, pergaulan negatif, hingga pengaruh ideologi di ruang digital juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Menurut Tina, pelajar dapat menerapkan bela negara melalui tindakan sederhana di lingkungan sekitar. Kepedulian terhadap lingkungan dan kepatuhan terhadap aturan merupakan bentuk nyata yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, bela negara tidak cukup berhenti pada slogan maupun seremoni. Sikap tersebut perlu diwujudkan melalui kebiasaan positif yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Sebagai bagian dari aksi nyata, para peserta Ngabela Nagara Batch 24 mendapat bibit pohon untuk mendukung gerakan Leuweung Hejo. Tina mengingatkan agar bibit tersebut tidak hanya dibawa pulang, tetapi ditanam dan dirawat di lingkungan masing-masing.

Pelajar Kuningan Diingatkan Menjauhi Perilaku Negatif

Selain persoalan lingkungan, Tina Wiryawati juga mengingatkan pelajar mengenai pergaulan negatif yang dapat memengaruhi kehidupan mereka. Salah satunya berkaitan dengan keberadaan geng motor dan penggunaan knalpot brong yang dinilai mengganggu ketertiban masyarakat.

Ia meminta para pelajar tidak mudah mengikuti komunitas yang tidak memiliki kegiatan positif. Menjaga diri dari perilaku yang merugikan masyarakat juga menjadi bagian dari karakter bela negara.

Bagi Tina, generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Karena itu, pelajar perlu membangun keberanian untuk memilih kegiatan yang positif sekaligus menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Upaya membangun karakter tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan ruang yang sehat bagi pertumbuhan generasi muda.

Melalui kegiatan Ngabela Nagara, Tina berharap pelajar Kuningan semakin memahami bahwa bela negara dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Menjaga lingkungan, menaati hukum, menjauhi perilaku negatif, dan ikut menjaga ketertiban merupakan bagian dari kontribusi generasi muda bagi masyarakat.