CARI BERITA & INFORMASI

George Edwin Dorong Cirebon Perkuat Lumbung Pangan

George Edwin Sugiharto menyampaikan pentingnya penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Cirebon.

gerindrajabar.id — Penguatan sektor pertanian menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga ketahanan pangan di Jawa Barat. Kabupaten Cirebon, yang memiliki potensi besar dalam produksi padi, diharapkan dapat mempertahankan perannya sebagai daerah lumbung pangan sekaligus meningkatkan hasil pertanian.

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat dari daerah pemilihan Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, dan Kabupaten Indramayu, George Edwin Sugiharto, menilai potensi pertanian di Kabupaten Cirebon perlu dijaga melalui pembinaan petani serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

Menurutnya, upaya mempertahankan produksi padi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kontribusi sektor pertanian terhadap ketahanan pangan tetap terjaga.

Produksi Padi Perlu Dipertahankan dan Ditingkatkan

Kabupaten Cirebon memiliki lahan pertanian yang menjadi salah satu penopang produksi padi di Jawa Barat. Data BPS tahun 2025 yang dikutip dalam keterangan George mencatat luas tanam mencapai 92.489,45 hektare, sedangkan luas panen mencapai 92.290 hektare.

Potensi tersebut dinilai perlu diimbangi dengan langkah nyata untuk menjaga produktivitas lahan. George menekankan bahwa pembinaan petani menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan, bahkan meningkatkan, hasil panen.

Ia juga mendorong peningkatan intensitas tanam agar petani dapat memperoleh hasil produksi yang lebih optimal. Salah satu harapannya adalah memungkinkan panen hingga tiga kali dalam setahun, dengan mempertimbangkan kondisi lahan, ketersediaan air, dan dukungan sarana pertanian.

Upaya peningkatan produksi tersebut penting agar Kabupaten Cirebon dapat terus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Petani Butuh Dukungan Sarana Pertanian

Selain pembinaan, ketersediaan sarana produksi juga perlu menjadi perhatian. Menurut George, petani membutuhkan dukungan yang memadai, mulai dari pasokan pupuk hingga alat dan mesin pertanian, termasuk traktor.

Ketersediaan sarana tersebut berpengaruh terhadap kelancaran kegiatan pertanian, mulai dari pengolahan lahan hingga masa panen. Dukungan yang tepat diharapkan membantu petani bekerja lebih efektif dan menjaga produktivitas.

Peningkatan produksi juga tidak dapat dilepaskan dari kondisi infrastruktur pertanian. Karena itu, dukungan terhadap sektor pertanian perlu dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya berfokus pada peningkatan kemampuan petani.

Irigasi Jadi Penopang Ketahanan Pangan

Infrastruktur pengairan, khususnya jaringan irigasi, turut menjadi perhatian dalam upaya memperkuat produksi padi. Ketersediaan air yang memadai diperlukan untuk mendukung pertumbuhan tanaman dan menjaga keberlangsungan masa tanam.

George menilai dukungan terhadap infrastruktur irigasi perlu berjalan beriringan dengan pembinaan petani dan penyediaan sarana pertanian. Dengan demikian, upaya meningkatkan frekuensi panen dapat disesuaikan dengan kondisi lahan serta ketersediaan air.

Penguatan sektor pertanian di Kabupaten Cirebon diharapkan dapat menjaga keberlanjutan produksi padi sekaligus mempertahankan perannya sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan Jawa Barat.