CARI BERITA & INFORMASI

Usman Kusmana Mapay Lembur: Kawal Pembangunan Tasikmalaya dan Pastikan Bantuan Warga Tepat Manfaat

Usman Kusmana Turun Langsung Kawal Pembangunan di Tasikmalaya

gerindrajabar.id — Bagi seorang legislator, bekerja untuk masyarakat tidak cukup hanya hadir dalam ruang rapat dan membahas angka-angka anggaran. Ada tanggung jawab untuk turun melihat langsung bagaimana pembangunan berjalan, mendengar persoalan warga, dan memastikan setiap program yang dibiayai negara benar-benar memberi manfaat.

Prinsip itulah yang dijalankan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Usman Kusmana, saat menyambangi sejumlah wilayah di Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (3/10/2026), yang diberi tajuk Mapaj Lembur. Ia melihat kondisi pembangunan, mengecek bantuan ternak, sekaligus mendengar langsung suara masyarakat di lapangan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Usman menjalankan fungsi pengawasan secara lebih dekat. Baginya, kondisi yang terlihat langsung di tengah masyarakat dapat memberikan gambaran yang lebih utuh dibandingkan hanya mengandalkan laporan administratif.

Melihat Langsung Kondisi Pembangunan

Salah satu yang menjadi perhatian Usman adalah pembangunan Jalan Cisinga. Ia meninjau kondisi jalan untuk melihat perkembangan pembangunan sekaligus manfaatnya bagi masyarakat yang menggunakan akses tersebut dalam aktivitas sehari-hari.

Menurut Usman, pembangunan Kabupaten Tasikmalaya yang menggunakan anggaran daerah harus dapat dipertanggungjawabkan dari sisi kualitas maupun manfaat. Pengawasan diperlukan agar pekerjaan yang dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan anggaran yang telah ditetapkan.

Perhatian tersebut mencakup berbagai aspek pembangunan, mulai dari kualitas pekerjaan hingga penggunaan material. Pengawasan di lapangan menjadi penting untuk memastikan tidak terjadi penurunan kualitas yang pada akhirnya justru merugikan masyarakat.

Usman Kusmana Kawal Pembangunan, Cek Manfaat Bantuan Pemerintah, dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat di Lapangan

Cek Bantuan Domba di Sejumlah Kelompok

Selain infrastruktur, Usman juga meninjau bantuan ternak yang diterima kelompok masyarakat. Ia mendatangi enam lokasi di Desa Pakemitan, Condong, Pasirhuni, Sindangraja, Mekarsari, dan Desa Kadipaten.

Dari enam kelompok tersebut, masing-masing menerima 11 ekor domba sehingga total bantuan yang ditinjau mencapai 66 ekor.

Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi ternak sekaligus memastikan bantuan berada dan dikelola oleh kelompok penerima. Hal ini penting karena keberhasilan program bantuan tidak semata-mata diukur dari jumlah bantuan yang diserahkan, tetapi dari manfaat yang berkembang setelah diterima masyarakat.

Usman mendorong agar bantuan ternak tersebut dikelola secara produktif sehingga dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi anggota kelompok. Dengan pengelolaan yang baik, bantuan diharapkan tidak berhenti sebagai aset, tetapi dapat menjadi bagian dari penguatan usaha masyarakat.

Pengawasan Harus Dekat dengan Masyarakat

Bagi Usman, turun langsung ke lapangan merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai anggota DPRD. Pengawasan tidak hanya berkaitan dengan memastikan program berjalan sesuai aturan, tetapi juga melihat apakah kebijakan dan anggaran benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pertemuan langsung dengan warga juga membuka ruang untuk mengetahui persoalan yang mungkin tidak seluruhnya muncul dalam laporan resmi. Dari sana, legislator dapat memperoleh masukan mengenai pembangunan maupun program bantuan yang dirasakan masyarakat.

Usman menilai pembangunan Kabupaten Tasikmalaya dan bantuan pemerintah harus memiliki tujuan yang jelas: menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Infrastruktur harus memberikan akses yang lebih baik, sedangkan bantuan ekonomi harus mampu meningkatkan kemandirian penerimanya.

Kehadiran legislator di lapangan, menurutnya, menjadi bagian dari upaya menjaga agar tujuan tersebut tetap berjalan. Sebab, pengawasan yang baik bukan hanya melihat apa yang direncanakan, tetapi memastikan apa yang direncanakan benar-benar terjadi dan dirasakan masyarakat.

Dengan turun langsung, Usman menunjukkan bahwa fungsi pengawasan DPRD dapat berjalan beriringan dengan kedekatan kepada masyarakat. Dari kondisi jalan hingga perkembangan bantuan ternak, semuanya menjadi bagian dari pekerjaan memastikan anggaran dan program pemerintah kembali kepada tujuan utamanya: memberikan manfaat bagi rakyat.