GerindraJabar — Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Pradi Supriatna, kembali menegaskan pentingnya arah pembangunan Jawa Barat yang disusun secara jangka panjang dan konsisten. Fokus pradi supriatna pembangunan jawa barat menjadi sorotan utama dalam pembahasan roadmap agar pembangunan tidak berjalan parsial dan mampu berlanjut lintas generasi.
Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat, Rahmat Hidayat Djati, menambahkan bahwa pembangunan berbasis riset harus menjadi fondasi utama. Ia menilai kebijakan tidak boleh berhenti setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan. Ekosistem riset yang kuat akan membantu melahirkan inovasi serta pemerataan pembangunan.
Pandangan Rahmat sejalan dengan arahan Kementerian Dalam Negeri mengenai perlunya perencanaan jangka panjang yang terukur. Pendekatan tersebut memastikan setiap program dapat berlanjut dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Rahmat juga menyinggung visi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tentang Jawa Barat Istimewa, Lembur Diurus, Kota Ditata. Visi itu diwujudkan melalui pengembangan kawasan Segitiga Rebana, pembangunan wilayah selatan Jawa Barat, serta penataan kawasan strategis seperti Cekungan Bandung. Regulasi seperti Perpres Nomor 87 Tahun 2021 dan Pergub Nomor 86 Tahun 2020 menjadi penguat penting dalam percepatan pembangunan di berbagai daerah.
Pradi Supriatna Tekankan Pentingnya Master Plan Jangka Panjang
Pradi Supriatna menilai bahwa Jawa Barat membutuhkan master plan, roadmap, dan blueprint yang bersifat jangka panjang. Menurutnya, perencanaan tidak boleh hanya menyasar kebutuhan sesaat. Arah pembangunan harus dibuat untuk 50 hingga 100 tahun ke depan. Kiprah Pradi dapat dilihat di laman Gerindra Jabar.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan perlu dilakukan secara fokus dan tuntas. Satu wilayah harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum berpindah ke wilayah lain. Pendekatan seperti ini akan membuat hasil pembangunan terlihat jelas dan berkelanjutan.
Pembangunan Infrastruktur Dasar Harus Jadi Prioritas
Pradi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, energi, transportasi, dan telekomunikasi harus menjadi prioritas Jawa Barat. Menurutnya, infrastruktur yang kuat menjadi fondasi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
Ia menyebut bahwa keberhasilan pembangunan akan tercapai jika arah pradi supriatna pembangunan jawa barat dilakukan secara berkesinambungan dan tidak terhenti oleh dinamika politik.
Melibatkan Ahli untuk Mewujudkan Pembangunan Berkeadilan
Untuk menghasilkan cetak biru pembangunan yang komprehensif, Pradi menekankan perlunya melibatkan para ahli dari berbagai bidang. Masukan dari perencana tata ruang, akademisi, dan pakar ekonomi sangat penting untuk memastikan konsep pembangunan lebih kuat dan berkeadilan bagi semua warga.
Ia menambahkan bahwa konsep pradi supriatna pembangunan jawa barat harus menjadi pedoman bagi kebijakan strategis di masa mendatang. Dengan arah yang jelas, Jawa Barat tidak akan terjebak pada siklus kebijakan jangka pendek.









Leave a Reply