Perluas Kerjasama Internasional untuk Jawa Barat
Kolaborasi antara Jawa Barat dan Jepang semakin kuat setelah Ketua DPRD Jawa Barat, Dr. H. Buky Wibawa Karya Guna, M.Si., memimpin pertemuan dengan delegasi Prefectural Assembly Shizouka pada 13 November 2025 di Bandung.
Dalam kesempatan ini, Buky Wibawa menegaskan bahwa kedua wilayah memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan melalui kerja sama yang lebih terarah.
Pertemuan ini membuka ruang pembahasan berbagai sektor penting, mulai dari pariwisata, pendidikan, hingga kebutuhan tenaga kerja.
Bahas Kebutuhan Tenaga Kerja dan Penguatan Industri
Dalam dialog dengan delegasi Shizouka, disampaikan kebutuhan tenaga kerja Jepang yang semakin besar, terutama pengemudi yang berasal dari negara dengan sistem kemudi kanan seperti Indonesia.
Shizouka, sebagai wilayah asal banyak perusahaan besar seperti Honda, Yamaha, dan Suzuki, melihat Jawa Barat sebagai mitra strategis.
Buky Wibawa menilai peluang kolaborasi ini sangat besar. Namun, ia mendorong adanya pelatihan khusus agar calon tenaga kerja dari Jabar memenuhi standar kompetensi yang diperlukan.
Delegasi Shizouka juga berharap kerja sama industri dapat terus ditingkatkan untuk menjawab kebutuhan pasar global.

Kerjasama Pariwisata dan Pendidikan Masuk Agenda Prioritas
Sektor pariwisata menjadi salah satu poin penting dalam pertemuan ini. Shizouka mengusulkan kerja sama dengan destinasi Geopark Ciletuh, Sukabumi, agar dikembangkan sebagai wisata pendidikan.
Usulan tersebut disambut positif oleh Buky Wibawa, karena dapat memperluas promosi wisata Jawa Barat sekaligus memperkuat hubungan kebudayaan antarwilayah.
Di bidang pendidikan, pembahasan mencakup pertukaran pelajar dan penguatan sekolah vokasi.
Buky Wibawa menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan akan menjadi fondasi penting bagi daya saing generasi muda Jawa Barat.
Dorong Tindak Lanjut dan Manfaat bagi Masyarakat
Buky Wibawa memastikan DPRD Jawa Barat siap mendukung setiap langkah yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Ia berharap rencana kerja sama ini segera ditindaklanjuti agar kedua wilayah dapat memperoleh manfaat maksimal, mulai dari peningkatan keterampilan sumber daya manusia hingga peluang ekonomi baru.
Pandangan serupa disampaikan Anggota Komisi V DPRD Jabar, Nisya Ahmad, yang berharap kolaborasi ini menguntungkan kedua pihak dalam jangka panjang.
Ketua Delegasi Parlemen Shizouka, Nakazawa, juga menekankan peluang tenaga kerja asal Jawa Barat di Jepang, terutama untuk kebutuhan pengemudi.
Dengan komitmen kuat dari Buky Wibawa, kerja sama Jabar–Shizouka diharapkan terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan Jawa Barat di tingkat internasional.









Leave a Reply