GerindraJabar – Kunjungan kerja Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat pada Jumat, 21 November 2025, menjadi momentum penting untuk memastikan efektivitas pengelolaan anggaran sektor pertanian. Dalam kesempatan tersebut, Dra. Hj. Lina Ruslinawati meninjau langsung Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat di Ciganitri, Bandung, untuk melihat bagaimana program perlindungan tanaman dijalankan di lapangan.
Anggaran Pertanian Harus Berdampak ke Petani
Dalam kunjungan ini, Lina Ruslinawati Balai Perlindungan Tanaman menyampaikan bahwa anggaran pertanian tidak boleh hanya kuat di perencanaan, tetapi juga harus terasa manfaatnya bagi petani. Ia menegaskan, setiap rupiah anggaran harus pulang ke petani melalui peningkatan produksi pangan dan penguatan ketahanan sektor pertanian.
Menurutnya, kehadiran negara dalam bidang pertanian harus diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang efisien, tepat sasaran, dan memberikan hasil yang terukur.

Perlindungan Tanaman sebagai Pilar Produksi
Selama peninjauan, Komisi II mendapatkan penjelasan mengenai upaya perlindungan tanaman dari hama dan penyakit, termasuk penggunaan teknologi budidaya untuk mendukung kestabilan hasil panen. Lina menilai perlindungan tanaman menjadi elemen penting dalam menjaga keberlanjutan pertanian.
Ia menekankan bahwa respons cepat terhadap ancaman hama, penyakit, dan perubahan iklim akan membantu petani mempertahankan produktivitas serta meningkatkan kesejahteraan.
Transparansi juga Evaluasi Anggaran
Lina juga menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan dan dapat diukur hasilnya. Ia berharap program-program yang dikelola balai benar-benar terhubung dengan kebutuhan petani di berbagai daerah, bukan hanya bersifat administratif.
Komisi II akan memastikan pengawasan terhadap anggaran pertanian terus dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung di lapangan.
Lina Ruslinawati dan Balai Perlindungan Tanaman: Komitmen Ketahanan Pangan Jabar
Mengakhiri kunjungan, Lina Ruslinawati menyampaikan komitmen untuk terus mengawal kebijakan pertanian melalui fungsi pengawasan dan anggaran di DPRD Jawa Barat. Ia berharap sinergi antara balai, pemerintah daerah, dan para petani mampu memperkuat posisi sektor pertanian sebagai penyangga ketahanan pangan Jawa Barat.
Baginya, keberhasilan pertanian tidak hanya diukur dari besarnya anggaran, tetapi dari seberapa besar manfaat nyata yang diterima para petani.








Leave a Reply