Warga Duren Seribu berdialog tentang kebutuhan normalisasi sungai dan fasilitas pendidikan

Lingkungan Duren Seribu Jadi Sorotan Pradi Supriatna dalam Pengawasan Pemerintahan 2025

oleh


Kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan kembali dilakukan Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Pradi Supriatna,S.Kom., MMSi., di Posyandu Mawar RW 4, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Depok. Agenda ini menjadi ruang tatap muka untuk memastikan program Pemkot Depok berjalan sesuai kebutuhan warga, khususnya terkait Lingkungan Duren Seribu.

Duren Seribu Jadi Lokasi Pengawasan Program Pemerintah

Dalam kegiatan ini, Pradi Supriatna menegaskan bahwa Duren Seribu dipilih karena menjadi kelurahan percontohan untuk sejumlah program. Beberapa di antaranya terkait pemberdayaan masyarakat dalam kebersihan lingkungan serta penyelenggaraan Posyandu.

Legislator Gerindra tersebut menyebut bahwa hal ini menunjukkan perangkat kelurahan telah memahami visi Walikota Depok. Ia melihat kolaborasi yang baik antara masyarakat dan pemerintahan menjadi fondasi penting pengembangan wilayah.

Penataan Lingkungan dan Normalisasi Sungai Jadi Fokus Pembahasan

Pradi Supriatna juga menekankan pentingnya penataan wilayah, termasuk kebutuhan normalisasi aliran sungai sebagai bagian dari peningkatan kualitas Lingkungan Duren Seribu. Ia menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan program prioritas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta sejumlah kebijakan nasional.

Selain itu, Pradi turut menyosialisasikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto seperti MBG dan Koperasi Merah Putih. Ia menilai kedua program tersebut dapat memberi dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat jika diterapkan secara optimal.

Pradi Supriatna menyerap aspirasi warga terkait Lingkungan Duren Seribu dan penataan wilayah

Kebutuhan SMA Negeri untuk Warga Selatan Bojongsari

Lurah Duren Seribu, Ahmad Sabani, menyampaikan aspirasi tambahan yang menjadi kebutuhan mendesak warga: pembangunan SMA Negeri di wilayah selatan Bojongsari. Saat ini, hanya SMAN 10 yang berada di wilayah utara, sehingga banyak calon siswa tidak terakomodasi.

Aspirasi ini telah disampaikan kepada Kepala DPMD Jawa Barat. Menurut Ahmad Sabani, responsnya positif dan tinggal menunggu tindak lanjut berikutnya. Ia berharap pemerintah daerah mendengarkan kebutuhan warga Duren Seribu, Duren Mekar, dan Pengasinan yang sangat membutuhkan fasilitas pendidikan tersebut.

Perkuat Layanan Publik melalui Kolaborasi Dewan dan Warga

Kegiatan pengawasan ditutup dengan dialog antara warga dan DPRD. Masyarakat berharap kehadiran DPRD Jabar dapat memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan penerima layanan, sehingga berbagai kebutuhan pelayanan publik dapat ditangani dengan lebih cepat dan tepat.

Menurut Ahmad Sabani, sektor kelurahan memiliki peran vital dalam menaungi kebutuhan masyarakat. Ia berharap kajian bersama DPRD dapat mendorong penguatan sarana publik dan percepatan pembangunan di wilayah Duren Seribu.