Pradi Supriatna saat kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok

Pradi Supriatna Ingatkan Depok: Pembangunan Tanpa Ketahanan Lingkungan Adalah Bom Waktu

oleh


Pembangunan daerah di Kota Depok harus disusun dengan mempertimbangkan ketahanan lingkungan agar tidak menimbulkan persoalan jangka panjang. Penegasan ini disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Pradi Supriatna saat menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di RW 4, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Sabtu (20/12/2025).

Pengawasan Pemerintahan di Tengah Warga

Dalam kegiatan tersebut, Pradi menjelaskan tugas dan fungsi Komisi I DPRD Jawa Barat yang membidangi pemerintahan, politik, hukum dan keamanan, serta perizinan. Ia menegaskan bahwa pengawasan kebijakan daerah merupakan bagian penting dari upaya memastikan pelayanan publik berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Sebagai anggota Badan Anggaran DPRD Jawa Barat, Pradi juga memiliki tanggung jawab mengawal alokasi serta realisasi anggaran. Menurutnya, pengawasan anggaran diperlukan agar setiap program benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi warga.

Suasana kegiatan pengawasan pemerintahan yang dihadiri warga RW 4 Kelurahan Kukusan, Kota Depok

Sosialisasi Program Strategis Nasional

Selain membahas pengawasan pemerintahan daerah, Pradi turut menyosialisasikan sejumlah program strategis nasional. Di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah pusat.

Ia menilai program tersebut penting untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Program ini diharapkan mampu memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan gizi, kemandirian ekonomi, dan daya saing.

Pradi Supriatna Tekankan Pembangunan Berbasis Ketahanan Lingkungan

Pada kesempatan itu, Pradi menekankan bahwa arah pembangunan Jawa Barat harus disusun berdasarkan kajian ketahanan lingkungan. Pendekatan ini dinilai relevan mengingat Jawa Barat berperan sebagai penyangga pangan nasional sekaligus wilayah hunian bagi puluhan juta penduduk.

Menurut Pradi Supriatna, ketahanan lingkungan harus menjadi dasar setiap kebijakan pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan yang mengabaikan keseimbangan lingkungan berisiko menimbulkan dampak jangka panjang, seperti kerusakan ekosistem dan menurunnya kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan harus mempertimbangkan keberlanjutan alam dan kebutuhan generasi mendatang.

Peran Masyarakat Menjaga Stabilitas

Kegiatan pengawasan tersebut diikuti sekitar 100 peserta dari unsur masyarakat setempat. Hadir pula Kompol Sutirto sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Pradi berharap sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan perencanaan pembangunan yang matang dan berorientasi pada ketahanan lingkungan, Kota Depok diharapkan mampu tumbuh secara berkelanjutan tanpa meninggalkan persoalan di kemudian hari.