Dede Kusdinar Soroti Pembangunan di Kawasan Hijau

Alih Fungsi Lahan Dinilai Picu Bencana, Dede Kusdinar Soroti Pembangunan di Kawasan Hijau

oleh


gerindrajabar.id — Pembangunan kawasan wisata dan perumahan di lahan hijau kembali menjadi sorotan di Jawa Barat. Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Dede Kusdinar, menilai alih fungsi lahan di kawasan konservasi ikut meningkatkan risiko bencana di sejumlah daerah.

Menurut Dede, beberapa wilayah yang kini sering terdampak banjir sebelumnya merupakan kawasan resapan air dan ruang hijau. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian serius agar kerusakan lingkungan tidak terus meluas.

Larangan Pembangunan di Lahan Hijau Dinilai Tepat

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya menerbitkan Surat Edaran Nomor 60/PEM.04.04.01/ASDA EKBANG tentang Pelaksanaan Teknis Pengendalian Alih Fungsi Lahan di Wilayah Provinsi Jawa Barat.

Aturan tersebut melarang penggunaan lahan perkebunan dan kehutanan untuk pembangunan kawasan wisata maupun perumahan.

Dede menilai kebijakan itu menjadi langkah tepat untuk menekan risiko bencana sekaligus menjaga fungsi kawasan hijau di Jawa Barat.

Pembangunan Harus Ikuti Tata Ruang

Dede mengatakan pembangunan di sektor pariwisata dan permukiman tetap penting untuk mendukung pertumbuhan daerah. Namun, pembangunan harus dilakukan sesuai aturan tata ruang dan memperhatikan daya dukung lingkungan.

Politisi Partai Gerindra tersebut menegaskan pembangunan tidak boleh lagi memanfaatkan kawasan hijau, termasuk lahan perkebunan dan kehutanan yang memiliki fungsi konservasi.

Ia juga meminta seluruh pemerintah daerah di Jawa Barat menaati aturan pengendalian alih fungsi lahan yang telah diterbitkan pemerintah provinsi.

Pengawasan Diminta Lebih Maksimal

Selain aturan yang tegas, Dede menilai pengawasan di lapangan perlu diperkuat agar alih fungsi lahan dapat dicegah sejak awal.

Menurutnya, pengawasan dapat dilakukan melalui optimalisasi peran Cabang Dinas Kehutanan serta penguatan koordinasi lintas sektor di daerah.

Dede juga mendorong percepatan rehabilitasi lahan kritis dan pengembangan hutan produktif di berbagai wilayah Jawa Barat.

Kawasan Hijau Harus Tetap Dijaga

Dede berharap pengendalian alih fungsi lahan dapat menjadi langkah konkret untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana di Jawa Barat.

Menurutnya, pembangunan daerah tetap harus berjalan, tetapi perlindungan kawasan hijau perlu menjadi perhatian utama agar dampak pembangunan tidak merugikan masyarakat di masa depan.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *