gerindrajabar.id — Evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan program pemerintah berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Karena itu, berbagai masukan dan catatan yang muncul selama pelaksanaan program perlu dipandang sebagai bahan perbaikan, bukan alasan untuk menghentikan kebijakan yang sedang berjalan.
Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa, menilai langkah pemerintah melakukan evaluasi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas pelaksanaan program. Menurutnya, proses tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun tata kelola yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kritik Jadi Bahan Penyempurnaan
Buky menegaskan bahwa setiap program berskala besar akan menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaannya. Karena itu, masukan dari masyarakat perlu dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem dan meningkatkan efektivitas program.
Ia menilai kritik dan pengawasan publik memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan berjalan sesuai tujuan. Dengan cara tersebut, manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Tata Kelola Harus Terus Diperkuat
Menurut Buky, evaluasi diperlukan untuk memastikan standar operasional, mekanisme pelaksanaan, dan sistem pengawasan berjalan dengan baik. Program yang melibatkan banyak penerima manfaat membutuhkan tata kelola yang kuat agar pelaksanaannya tetap transparan dan akuntabel.
Ia juga menilai pemerintah perlu terus membuka ruang bagi berbagai aspirasi yang berkembang di masyarakat. Kebijakan publik yang baik adalah kebijakan yang mampu beradaptasi terhadap dinamika di lapangan.
Dorong Manfaat Program Lebih Optimal
Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih dinilai memiliki tujuan yang strategis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Karena itu, upaya perbaikan yang dilakukan harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan serta memperluas manfaat yang diterima masyarakat.
Buky berharap proses evaluasi yang berjalan saat ini dapat menghasilkan penyempurnaan yang berdampak nyata terhadap efektivitas program.
Libatkan Berbagai Pemangku Kepentingan
Menurut Buky, keberhasilan program pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah. Akademisi, organisasi masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya juga memiliki peran penting dalam memberikan masukan dan pengawasan.
Ia menilai kolaborasi yang baik akan membantu menciptakan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berkontribusi melalui kritik dan saran yang konstruktif.
Buky menegaskan bahwa tujuan utama setiap kebijakan publik adalah memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, evaluasi dan penyempurnaan harus menjadi bagian dari proses pembangunan yang terus berjalan.




