CARI BERITA & INFORMASI

Prasetyawati Dorong Kesadaran Demokrasi Generasi Muda Melalui Pendidikan Demokrasi di Kabupaten Bogor

Prasetyawati Ajak Generasi Muda Perkuat Kesadaran Demokrasi Sejak Dini

gerindrajabar.id — Pendidikan demokrasi menjadi salah satu langkah penting untuk membangun generasi muda yang peduli terhadap masa depan bangsa. Melalui pemahaman yang baik tentang demokrasi, anak muda diharapkan mampu berpartisipasi secara aktif, berpikir kritis, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat, Prasetyawati, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penyelenggaraan pendidikan demokrasi di Kabupaten Bogor. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bagi generasi muda agar memahami pentingnya partisipasi politik sejak usia dini.

Partisipasi Politik Harus Dibangun Sejak Dini

Prasetyawati menilai demokrasi tidak hanya berkaitan dengan pemilihan umum. Lebih dari itu, demokrasi mengajarkan tanggung jawab, kepedulian, serta keberanian menyampaikan gagasan demi kepentingan masyarakat.

Karena itu, generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton. Sebaliknya, mereka perlu hadir sebagai penggerak yang mampu memberikan ide, solusi, dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Melalui pendidikan demokrasi, anak muda juga didorong untuk memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan mampu mengambil keputusan secara bijaksana dalam kehidupan bermasyarakat.

Pendidikan Demokrasi Bekali Anak Muda dengan Literasi Digital dan Partisipasi Politik

Literasi Digital Perkuat Demokrasi

Perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat memperoleh dan menyebarkan informasi. Di sisi lain, derasnya arus informasi juga menuntut kemampuan berpikir kritis agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks maupun provokasi.

Sejalan dengan itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus mendorong terwujudnya masyarakat digital melalui penguatan literasi digital dan pengembangan talenta digital. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, aman, dan bertanggung jawab.

Prasetyawati menilai semangat tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan demokrasi. Menurutnya, generasi muda harus mampu menggunakan media sosial secara bijak, menghargai perbedaan pendapat, serta menyampaikan aspirasi berdasarkan informasi yang benar.

Anak Muda Menentukan Masa Depan Indonesia

Selain memiliki kemampuan akademik, generasi muda juga perlu membangun karakter kepemimpinan. Oleh sebab itu, pendidikan demokrasi harus melatih keberanian berdialog, bekerja sama, dan menyelesaikan persoalan secara musyawarah.

Kemampuan tersebut akan menjadi bekal penting ketika mereka terlibat dalam organisasi, komunitas, maupun kehidupan bermasyarakat. Bahkan, partisipasi aktif anak muda dapat memperkuat kualitas demokrasi di tingkat daerah.

Pendidikan Demokrasi di Kabupaten Bogor Dorong Anak Muda Aktif Berpartisipasi

Wujudkan Generasi Kritis dan Solutif

Prasetyawati berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan pendidikan demokrasi. Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan bangsa dimulai dari membangun kesadaran politik yang sehat serta budaya demokrasi yang kuat.

Ia optimistis, generasi muda yang kritis, bijak bermedia sosial, dan mampu menghadirkan solusi akan menjadi kekuatan besar bagi pembangunan daerah. Dengan semangat tersebut, generasi muda diharapkan mampu mengambil peran sebagai penggerak perubahan sekaligus ikut mewujudkan Indonesia yang maju, demokratis, dan berdaya saing.