gerindrajabar.id — Reses DPRD Jawa Barat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan di daerah. Melalui kegiatan tersebut, anggota legislatif dapat menyerap aspirasi secara langsung sekaligus memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga.
Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan Kabupaten Garut, Dede Kusdinar, mengatakan mayoritas aspirasi yang diterimanya saat reses berkaitan dengan peningkatan kualitas pembangunan desa. Menurutnya, kebutuhan tersebut masih menjadi perhatian utama masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Garut.
Kegiatan reses yang berlangsung pada Juni 2026 dilaksanakan di sejumlah desa yang berada di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Cikajang, Pameungpeuk, dan Cisurupan. Melalui pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai usulan yang diharapkan dapat menjadi prioritas pembangunan.
Infrastruktur Masih Menjadi Kebutuhan Utama
Dede Kusdinar menjelaskan pembangunan infrastruktur desa masih menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga. Berbagai usulan tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas umum yang lebih baik.
Selain pembangunan jalan lingkungan, masyarakat juga mengusulkan perbaikan kantor desa agar pelayanan kepada warga semakin optimal. Di sisi lain, pembangunan jaringan irigasi tersier dinilai penting untuk mendukung sektor pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat di sejumlah wilayah Garut.
Menurut Dede, pembangunan infrastruktur yang memadai akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi desa.
Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat
Tidak hanya infrastruktur, masyarakat juga berharap adanya dukungan terhadap sektor ekonomi produktif. Oleh karena itu, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu aspirasi yang banyak disampaikan selama kegiatan reses.
Selain bantuan bagi pelaku UMKM, warga juga mengusulkan dukungan untuk pengembangan usaha budidaya perikanan. Program tersebut dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Dede menilai pemerintah perlu terus memberikan fasilitasi agar pelaku usaha di tingkat desa memiliki kesempatan berkembang dan mampu meningkatkan daya saing.
Sinergi Program Percepat Pembangunan Desa
Menurut Dede Kusdinar, seluruh aspirasi masyarakat akan diperjuangkan secara bertahap melalui mekanisme yang berlaku. Ia berharap berbagai usulan tersebut dapat memperoleh dukungan, termasuk melalui bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Selain itu, pembangunan desa juga memerlukan dukungan anggaran dari pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten. Dengan demikian, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
Ia menegaskan bahwa sinergi antarpemerintah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan desa. Kolaborasi yang baik akan membantu mewujudkan pembangunan yang lebih merata, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Garut.




