CARI BERITA & INFORMASI

Heri Ukasah Sulaeman Angkat Potensi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Sumedang

Heri Ukasah Sulaeman membahas potensi Koperasi Desa Merah Putih Sumedang

gerindrajabar.id — Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa. Pengembangan koperasi dapat diarahkan pada potensi usaha yang sudah tumbuh di masing-masing wilayah.

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat dari daerah pemilihan Kabupaten Sumedang, Majalengka, dan Subang, Heri Ukasah Sulaeman, mengangkat potensi tersebut dalam melihat perkembangan KDMP di Kabupaten Sumedang.

Salah satu contoh terdapat di Desa Mekar Jaya. KDMP di desa tersebut ditetapkan sebagai koperasi percontohan nasional saat peluncuran program pada 2025.

Menurut Heri, penetapan tersebut menunjukkan bahwa koperasi dapat menjalankan fungsi ekonomi dengan melibatkan masyarakat. Pengelolaan secara gotong royong juga dapat menjadi kekuatan dalam mengembangkan usaha di desa.

KDMP Mekar Jaya Jadi Contoh

Perkembangan KDMP Mekar Jaya diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Sumedang. Setiap koperasi dapat mengembangkan kegiatan usaha sesuai dengan potensi yang dimiliki wilayahnya.

Heri juga melihat perkembangan pembangunan fisik KDMP di Kabupaten Sumedang cukup positif. Dari 277 desa dan tujuh kelurahan, pembangunan fisik KDMP disebut telah mencapai sekitar 70 hingga 90 persen.

Capaian tersebut menunjukkan dukungan yang cukup besar terhadap pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih. Dukungan masyarakat juga terlihat dalam kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

Meski demikian, masih ada desa yang menghadapi kendala. Salah satu persoalan yang ditemukan berkaitan dengan ketersediaan lahan untuk pembangunan fasilitas KDMP.

Pemerintah desa dan kelurahan perlu berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Terutama bagi desa yang sudah memenuhi persyaratan administrasi dan memiliki legalitas lahan.

Pertanian Jadi Potensi Utama

Kabupaten Sumedang memiliki potensi besar di sektor pertanian. Sejumlah komoditas unggulan seperti padi, ubi Cilembu, dan jagung dapat menjadi bagian dari pengembangan usaha koperasi.

KDMP dapat mengambil peran dalam rantai pasokan hasil pertanian. Koperasi bisa menjadi penghubung antara petani dengan pasar sehingga distribusi hasil produksi menjadi lebih terorganisasi.

Peran tersebut juga dapat membantu menjaga stabilitas harga hasil pertanian. Petani memiliki saluran yang lebih jelas untuk menyalurkan hasil produksinya.

Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi bagi desa. Koperasi juga dapat ikut memperkuat posisi petani dalam rantai usaha pertanian.

KDMP Sumedang Bisa Dukung Program MBG

Potensi KDMP juga dapat dikembangkan untuk mendukung program pemerintah lainnya. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Hasil pertanian yang dihimpun melalui koperasi dapat menjadi sumber bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan program tersebut. Pola ini dapat menghubungkan produksi petani dengan kebutuhan pangan masyarakat.

Dengan begitu, KDMP dapat menjalankan fungsi ekonomi sekaligus mendukung program pemerintah. Perputaran hasil produksi juga berpeluang memberikan manfaat bagi petani dan pelaku usaha di desa.

Perkuat UMKM dan Permodalan

Selain pertanian, pengembangan UMKM menjadi peluang lain bagi KDMP di Kabupaten Sumedang. Sejumlah desa telah memiliki pelaku usaha yang berkembang dan membutuhkan dukungan untuk memperluas kegiatan usahanya.

Kebutuhan tersebut antara lain akses permodalan dan peningkatan kemampuan pemasaran. Dukungan pada dua aspek tersebut dapat membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha.

Peluang permodalan juga terbuka bagi koperasi yang berada di desa dengan kategori mandiri. Berdasarkan data yang dihimpun, dari 187 desa di Kabupaten Sumedang pada 2023, sebanyak 119 desa telah masuk kategori desa mandiri.

Kondisi tersebut membuka peluang lebih besar bagi desa untuk mendapatkan dukungan pengembangan koperasi. Heri berharap desa mandiri di Kabupaten Sumedang dapat memperoleh fasilitasi permodalan dari Kementerian Koperasi.

Koperasi Bisa Kembangkan Usaha Pertanian

Dukungan permodalan nantinya dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha sesuai karakteristik masing-masing desa. Salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah usaha yang berkaitan dengan sektor pertanian.

KDMP dapat menjalankan usaha distribusi pupuk untuk membantu memenuhi kebutuhan petani. Selain itu, koperasi simpan pinjam juga dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan modal masyarakat.

Heri berharap pengembangan KDMP di Kabupaten Sumedang tidak berhenti pada pembangunan fisik. Koperasi perlu segera menjalankan kegiatan usaha yang sesuai dengan potensi lokal.

Dengan pengelolaan yang baik, Koperasi Desa Merah Putih Sumedang dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat. Keberadaan koperasi juga diharapkan mampu membuka peluang usaha, memperkuat sektor pertanian, mendukung UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan warga desa.