gerindrajabar.id — Bagi pengayuh becak yang telah memasuki usia lanjut, tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga bukan perkara mudah. Bantuan kendaraan dengan tenaga listrik diharapkan dapat membuat aktivitas mereka lebih ringan sekaligus membantu mempertahankan penghasilan dari pekerjaan yang selama ini dijalani.
Sebanyak 260 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto diserahkan kepada penerima manfaat di Gedung Mohamad Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Sabtu (12/9/2026). Penyaluran tersebut diperuntukkan bagi pengayuh lanjut usia dengan usia di atas 55 tahun.
Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bandung yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Yayat Hidayat, turut mengesahkan penerima manfaat bantuan becak listrik tersebut. Ia menyebut jumlah 260 unit yang diterima Kabupaten Bandung saat ini merupakan bagian dari penyaluran yang telah dilakukan untuk membantu para pengayuh lansia.
Bantuan becak listrik Presiden Prabowo ini juga memiliki keistimewaan karena berasal dari dana pribadi Presiden, bukan dari APBN. Hal tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan dukungan untuk menjalankan aktivitas ekonominya.
Becak Listrik Bantu Pengayuh Lansia
Yayat Hidayat menilai becak listrik dapat memberikan manfaat langsung bagi para pengayuh yang masih bekerja di usia senja. Kendaraan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban tenaga sehingga mereka tetap mampu menjalankan pekerjaan untuk mencari nafkah.
Selain membantu pengayuh lansia, penyaluran tersebut turut disertai BPJS Ketenagakerjaan bagi 260 penerima manfaat. Program perlindungan tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bandung.
Yayat juga menyampaikan bahwa pendataan masih dilakukan apabila terdapat permohonan penambahan becak listrik. Namun, kemungkinan tersebut tetap bergantung pada pengajuan dari Pemerintah Kabupaten Bandung.
Peluang Pemanfaatan di Destinasi Wisata
Jika nantinya terdapat bantuan untuk pengayuh berusia di bawah 55 tahun, Yayat menyebut pemanfaatannya dapat diarahkan ke lokasi khusus, terutama destinasi wisata. Kabupaten Bandung dinilai memiliki banyak kawasan wisata yang dapat menjadi lokasi penggunaan becak listrik.
Terkait kuota, Yayat menyebut jumlah untuk kabupaten dan kota sebanyak 300 unit. Kabupaten Bandung saat ini telah menerima 260 unit, sehingga masih terdapat ruang untuk pengajuan sesuai kebutuhan daerah.
Yayat mengatakan pihaknya menunggu permohonan dari Pemerintah Kabupaten Bandung apabila ingin mengajukan tambahan bantuan. Ia berharap proses tersebut dapat berjalan sehingga jumlah becak listrik yang tersedia nantinya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bandung.
Bagi para pengayuh lansia, kehadiran becak listrik diharapkan bukan sekadar menghadirkan kendaraan baru. Bantuan tersebut dapat menjadi sarana untuk tetap bekerja dengan beban fisik yang lebih ringan sekaligus membantu menopang kebutuhan keluarga.




