CARI BERITA & INFORMASI

HUT ke-18 PIRA: Prasetyawati Ajak Perempuan Peduli, Kompak, Bergerak dan Berdampak

Prasetyawati Pimpin Momentum HUT ke-18 PIRA Jawa Barat

gerindrajabar.id — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Perempuan Indonesia Raya (PIRA) menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Ketua PD PIRA Jawa Barat yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra Jawa Barat, Ir. Prasetyawati, M.M., mengajak seluruh kader menjadikan semangat kepedulian dan kebersamaan sebagai landasan untuk menghadirkan kontribusi nyata.

Pesan tersebut disampaikan Prasetyawati di sela-sela peringatan HUT ke-18 PIRA yang berlangsung di Kantor DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung. Tahun ini, PIRA mengusung semangat “PIRA Peduli, Kompak, Bergerak, Berdampak”.

Menurut Prasetyawati, perjalanan 18 tahun PIRA sebagai sayap Partai Gerindra perlu terus diisi dengan pengabdian yang manfaatnya dapat dirasakan perempuan, keluarga, dan masyarakat luas.

Perempuan Berdaya, Keluarga Lebih Kuat

Prasetyawati menekankan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan bangsa. Karena itu, kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan, mengembangkan keterampilan, dan memperkuat kemandirian ekonomi perlu terus diperluas.

Pemberdayaan perempuan, menurutnya, tidak cukup berhenti pada dorongan untuk berpartisipasi. Perempuan juga perlu memperoleh ruang untuk mengembangkan potensi dan mengambil peran dalam kehidupan sosial maupun ekonomi.

Ia mengajak perempuan Indonesia Raya untuk terus menjaga ketangguhan dalam menjalankan peran di keluarga dan masyarakat. Perempuan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih luas bagi lingkungan sekitarnya.

Perayaan HUT ke-18 PIRA Jawa Barat Kebersamaan, Kepedulian, dan Semangat Bergerak Berdampak

PIRA Peduli melalui Aksi Nyata

Memasuki usia ke-18, Prasetyawati mendorong jajaran PIRA Jawa Barat semakin peka terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama perempuan dan keluarga.

Semangat kepedulian tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan, mulai dari pemberdayaan perempuan, perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak, penguatan ekonomi keluarga, hingga kegiatan sosial yang menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran kader di tengah masyarakat. Mendengarkan kebutuhan warga, memahami persoalan yang mereka hadapi, dan ikut mencari solusi menjadi bagian dari pengabdian yang perlu terus diperkuat.

Dengan pendekatan tersebut, kegiatan organisasi diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Kekompakan Menjadi Kekuatan untuk Bergerak

Selain kepedulian, kekompakan menjadi pesan penting dalam peringatan HUT ke-18 PIRA. Prasetyawati mengajak seluruh kader memperkuat kebersamaan agar berbagai inisiatif sosial dan pemberdayaan dapat dijalankan secara berkelanjutan.

Menurutnya, semangat bergerak bersama perlu disertai tujuan yang jelas dan hasil yang dapat dirasakan. Dengan kerja sama yang kuat, kader PIRA di berbagai wilayah dapat memperluas jangkauan kegiatan sekaligus merespons kebutuhan perempuan di lingkungannya.

Momentum ulang tahun ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberadaan organisasi perlu diisi dengan kegiatan yang relevan dan bermanfaat. Kepedulian menjadi titik awal, kekompakan memperkuat langkah, sedangkan dampak nyata menjadi tujuan yang hendak dicapai.

Melalui semangat “PIRA Peduli, Kompak, Bergerak Berdampak”, Prasetyawati berharap PIRA Jawa Barat terus berkembang sebagai wadah pengabdian perempuan yang tangguh, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, serta Indonesia.