gerindrajabar.id — Kepengurusan Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam pelantikan yang berlangsung di Sutera Hall, Kota Tangerang, Sabtu, 22 November 2025. Momentum tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan generasi muda.
Dalam susunan kepengurusan tersebut, Dea Eka Rizaldi dipercaya mengemban tugas sebagai Pengurus Bidang Kerjasama Kementerian dan Lembaga. Posisi ini memiliki peran strategis untuk membangun sinergi antara Karang Taruna dengan berbagai kementerian, lembaga negara, serta mitra pembangunan.
Dea Eka Rizaldi Emban Amanah Baru
Bagi Dea Eka, amanah sebagai pengurus nasional menjadi awal dari tanggung jawab untuk memperkuat peran organisasi di tingkat nasional. Kepengurusan baru diharapkan tidak hanya menjalankan agenda organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan kerja sama yang berdampak bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan berbagai program pemberdayaan sosial sangat bergantung pada kolaborasi yang terjalin dengan berbagai pemangku kepentingan. Karena itu, penguatan kemitraan menjadi salah satu fokus yang akan terus dikembangkan selama masa kepengurusan.

Kolaborasi Jadi Fokus Kepengurusan
Kerja sama lintas kementerian dan lembaga dinilai menjadi fondasi penting agar setiap program Karang Taruna dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Selain memperluas jejaring, kolaborasi juga diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam bidang sosial dan kepemudaan.
Dea Eka menilai setiap amanah organisasi perlu dijalankan secara profesional, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, program-program yang disusun diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih nyata.
Perkuat Peran Pemuda dalam Pembangunan Sosial
Karang Taruna dipandang sebagai wadah yang menyatukan pemuda dari berbagai latar belakang untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial. Semangat kebersamaan dan pengabdian menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang berkembang di masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, G. Budisatrio Djiwandono, organisasi diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah. Dea Eka juga menyatakan komitmennya untuk memperluas ruang kolaborasi sehingga setiap program Karang Taruna dapat memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial.




