gerindrajabar.id — Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengusulkan Ranperda Lingkungan Hidup sebagai landasan hukum baru untuk memperkuat perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Regulasi tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat, Prasetyawati, menilai usulan tersebut menjadi langkah penting untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Jawa Barat.
Ranperda Lingkungan Hidup Jadi Landasan Pembangunan
Menurut Prasetyawati, pembangunan di berbagai sektor akan terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemerintah memerlukan regulasi yang mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan dan lingkungan hidup.
Ia menjelaskan Ranperda tersebut akan menjadi pedoman dalam mengendalikan dampak pembangunan terhadap lingkungan.
Daya Dukung Lingkungan Harus Dijaga
Prasetyawati mengatakan pembangunan tidak boleh mengurangi daya dukung maupun daya tampung lingkungan. Setiap program pembangunan perlu memperhatikan aspek keberlanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Selain itu, regulasi baru diharapkan mampu mencegah kerusakan lingkungan akibat aktivitas pembangunan yang tidak terkendali.
Pembangunan Berkelanjutan Jadi Tujuan
Menurut Prasetyawati, Ranperda Lingkungan Hidup akan memperkuat arah pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat. Regulasi tersebut dapat menjadi dasar dalam menyusun berbagai kebijakan yang berpihak pada kelestarian lingkungan.
Dengan begitu, pembangunan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan sosial dan lingkungan.
Ranperda Lingkungan Hidup Diharapkan Segera Disahkan
Prasetyawati berharap pembahasan Ranperda Lingkungan Hidup dapat berjalan lancar hingga ditetapkan menjadi peraturan daerah. Kehadiran regulasi tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Ia juga berharap pembangunan di Jawa Barat dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.




