gerindrajabar.id — Regulasi pertanahan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan sektor properti di Jawa Barat. Kepastian hukum tidak hanya memberikan rasa aman bagi pelaku usaha, tetapi juga mempercepat penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Pradi Supriatna, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Barat, Kamis (16/7). Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha.
Properti Berkontribusi pada Perekonomian
Pradi menilai sektor properti memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Selain menyediakan hunian, sektor ini juga mendorong aktivitas berbagai industri pendukung.
Karena itu, keberlangsungan pembangunan properti perlu mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Dengan iklim usaha yang kondusif, investasi akan terus tumbuh dan membuka lebih banyak peluang ekonomi.
Regulasi Harus Memberikan Kepastian
Menurut Pradi Supriatna, persoalan pertanahan masih menjadi tantangan bagi banyak pengembang. Proses perizinan, pemanfaatan ruang, hingga sertifikasi tanah membutuhkan koordinasi yang cepat dan selaras.
Di sisi lain, perubahan regulasi juga menuntut seluruh pihak mampu beradaptasi. Oleh sebab itu, sinkronisasi kebijakan menjadi langkah penting agar proses pembangunan berjalan lebih efektif.
Ia menegaskan bahwa regulasi pertanahan tidak seharusnya dipandang sebagai penghambat investasi. Sebaliknya, regulasi harus menjadi dasar yang memberikan kepastian hukum bagi masyarakat maupun dunia usaha.
Kolaborasi Menjadi Kunci
Pradi mengatakan penyelesaian persoalan pertanahan membutuhkan kerja sama semua pihak. Pemerintah daerah, DPRD, dan pelaku usaha harus membangun komunikasi yang terbuka agar setiap kendala dapat diselesaikan bersama.
Selain itu, kolaborasi juga perlu disesuaikan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dengan demikian, setiap program dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Rakerda Diharapkan Melahirkan Solusi
Melalui Rakerda DPD REI Jawa Barat, Pradi berharap lahir berbagai rekomendasi yang dapat menjawab tantangan sektor properti. Menurutnya, masukan dari para pelaku usaha akan menjadi bahan penting dalam menyusun kebijakan yang lebih adaptif.
Ia optimistis sinergi yang kuat akan memperkuat kepastian regulasi pertanahan. Pada akhirnya, kondisi tersebut dapat mendukung investasi, mempercepat pembangunan perumahan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat.




