CARI BERITA & INFORMASI

HUT Jabar ke-81, Prasetyawati Soroti 3 Arah Strategis dan Sinergi Program Prabowo

Prasetyawati membahas tiga arah strategis pembangunan Jawa Barat pada momentum HUT Jabar ke-81

gerindrajabar.id — Peringatan HUT Jabar ke-81 menjadi titik penting untuk melihat kembali capaian pembangunan sekaligus mengukur persoalan yang masih membutuhkan penyelesaian. Di tengah berbagai kemajuan yang telah dicapai, sejumlah tantangan masih perlu menjadi perhatian agar pembangunan ke depan semakin merata dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat, Prasetyawati, mengajak masyarakat mensyukuri berbagai kemajuan yang telah dicapai sekaligus mengevaluasi tantangan pembangunan ke depan. Menurutnya, HUT Jabar ke-81 juga menjadi momentum untuk memperkuat arah kebijakan daerah agar semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat dan program prioritas Presiden Prabowo.

Prasetyawati memetakan tiga arah strategis yang perlu diperkuat, yakni pemerataan pembangunan berbasis konektivitas, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesiapan industri, serta penguatan ketahanan pangan yang berjalan bersama perlindungan lingkungan.

Pemerataan Pembangunan Berbasis Konektivitas

Prasetyawati melihat pembangunan masih belum sepenuhnya merata antara kawasan urban, wilayah perdesaan, dan Jawa Barat bagian selatan. Karena itu, infrastruktur dasar dan konektivitas perlu diperkuat untuk membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Potensi Jawa Barat bagian selatan, menurutnya, perlu dikembangkan agar manfaat pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di kawasan perkotaan. Arah ini sejalan dengan agenda pemerataan ekonomi berbasis kewilayahan yang menjadi bagian dari program nasional Presiden Prabowo.

Kualitas SDM Harus Selaras dengan Industri

Persoalan kualitas sumber daya manusia dan pengangguran juga menjadi perhatian. Prasetyawati menilai perlu ada keselarasan antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan industri.

Penguatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Balai Latihan Kerja (BLK), program beasiswa, serta hilirisasi industri menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Dengan demikian, tenaga kerja lokal memiliki daya saing dan peluang lebih besar terserap di pasar kerja.

Ketahanan Pangan Berjalan Bersama Perlindungan Lingkungan

Prasetyawati juga menyoroti alih fungsi lahan pertanian produktif serta ancaman bencana ekologis seperti banjir dan longsor. Menurutnya, pembangunan perlu tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Penegakan Perda RTRW, pengendalian alih fungsi lahan pertanian, dan pemulihan ekosistem sungai menjadi langkah penting. Upaya tersebut sekaligus mendukung ketahanan pangan dan agenda swasembada pangan nasional.

Selain tiga arah tersebut, Prasetyawati menekankan pentingnya tata kelola keuangan daerah yang transparan dan tepat sasaran. Ia berharap penyusunan APBD Jawa Barat 2027 mampu memastikan program bantuan sosial, kesehatan, dan pendidikan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sinergi antara Pemprov Jawa Barat, DPRD, dan pemerintah pusat dinilai penting untuk memastikan berbagai agenda tersebut berjalan efektif. Keselarasan program daerah dengan prioritas Presiden Prabowo diharapkan dapat memperkuat pembangunan Jawa Barat agar semakin maju dan sejahtera.