gerindrajabar.id — Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum untuk meninjau pelaksanaan berbagai program pemerintah. Mulai dari penguatan ekonomi masyarakat hingga peningkatan kualitas pendidikan, setiap program perlu dikawal dan dievaluasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Kuningan, Toto Tohari, menyampaikan sejumlah catatan mengenai pelaksanaan program pemerintah tersebut.
Menurut Toto, masukan dari daerah penting untuk memperbaiki kebijakan yang berjalan. Komunikasi antara pemerintah, wakil rakyat, dan masyarakat juga perlu diperkuat agar kendala di lapangan dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.
Evaluasi Program MBG dan Koperasi Desa
Salah satu program yang menjadi perhatiannya adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Toto menilai, program tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga berpotensi membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
Meski demikian, pelaksanaannya tetap membutuhkan evaluasi. Sejumlah aspek perlu diperhatikan, mulai dari kualitas makanan, pengelolaan dapur, anggaran, hingga distribusi kepada penerima manfaat.
Toto juga menyoroti keluhan orang tua mengenai perubahan penerima MBG di sejumlah sekolah. Menurutnya, pemerintah perlu memberikan penjelasan yang transparan apabila terjadi perubahan sasaran program.
Kejelasan informasi penting agar masyarakat memahami kebijakan yang diterapkan. Evaluasi secara berkala juga diperlukan untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan.
Selain MBG, Toto turut menaruh perhatian pada program Koperasi Desa Merah Putih. Pelaksanaannya perlu dikawal agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat mendukung aktivitas ekonomi di tingkat desa.
Pemerataan Pendidikan Perlu Diperhatikan
Di sektor pendidikan, Toto menilai pemerataan akses belajar harus menjadi perhatian pemerintah. Kesempatan memperoleh pendidikan yang layak perlu terbuka bagi seluruh kalangan, termasuk anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan ekonomi.
Ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan bantuan untuk kebutuhan sekolah, seperti buku paket, lembar kerja siswa (LKS), dan seragam. Bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran orang tua.
Menurut Toto, upaya meningkatkan kualitas pendidikan perlu berjalan seiring dengan perhatian terhadap kebutuhan dasar siswa. Dengan dukungan yang tepat, keluarga dapat lebih terbantu dalam memenuhi keperluan pendidikan anak.
Karena itu, kebijakan pendidikan perlu memperhatikan kondisi masyarakat di berbagai daerah. Masukan dari orang tua, sekolah, dan pemerintah daerah dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan bentuk dukungan yang dibutuhkan.
Program Pemerintah dan Peluang Lapangan Kerja
Toto juga menyoroti potensi program pemerintah dalam membuka peluang kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat.
Program MBG, misalnya, dapat melibatkan tenaga kerja dalam operasional dapur serta rantai pasokan bahan pangan. Keterlibatan pelaku usaha lokal juga berpotensi memberikan dampak ekonomi di wilayah pelaksanaannya.
Namun, manfaat tersebut perlu dilihat berdasarkan pelaksanaan di lapangan. Pengelolaan program harus berjalan dengan baik agar peluang ekonomi yang muncul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Di sisi lain, penguatan ekonomi desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih juga membutuhkan perencanaan dan pengawasan. Kesesuaian program dengan kebutuhan masyarakat menjadi salah satu hal penting agar pelaksanaannya tidak sekadar memenuhi target administratif.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Toto Tohari berharap pemerintah pusat dan daerah terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Aspirasi dari berbagai wilayah dapat membantu mengidentifikasi persoalan sekaligus menjadi bahan perbaikan kebijakan.
Ia menilai, pengawalan program pemerintah tidak berhenti pada dukungan terhadap kebijakan. Pengawasan, evaluasi, dan keterbukaan informasi juga diperlukan agar pelaksanaannya berjalan sesuai sasaran.
Berbagai program di bidang sosial, pendidikan, dan ekonomi memiliki tujuan serta tantangan masing-masing. Karena itu, evaluasi perlu mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan dan kebutuhan masyarakat.
Melalui koordinasi yang baik dan perbaikan berkelanjutan, program pemerintah diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Upaya tersebut juga penting untuk memastikan kebijakan tidak hanya terlaksana, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.




