gerindrajabar.id — Pemberdayaan perempuan dan aksi kemanusiaan menjadi agenda yang ingin dikembangkan Pengurus Cabang Perempuan Indonesia Raya (PC PIRA) Kota Sukabumi. Komitmen tersebut mengemuka dalam peringatan HUT ke-18 PIRA yang menjadi momentum untuk mendorong kegiatan sosial dengan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua PC PIRA Kota Sukabumi, Etiawati Selvi, menegaskan bahwa arahan pimpinan pusat menjadi pedoman bagi pengurus daerah dalam menjalankan program organisasi. Ia juga menilai peringatan hari jadi perlu menjadi dorongan untuk memperluas kontribusi kepada masyarakat.
“Momentum peringatan HUT ke-18 ini menjadi penguat solidaritas antar pengurus dan kader. Sesuai instruksi pusat, kami di daerah berkomitmen untuk memperluas aksi nyata kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di Kota Sukabumi,” ujar Selvi.
Aksi Kemanusiaan dan Pelatihan UMKM
Ada dua fokus yang menjadi perhatian dalam rencana kegiatan berikutnya, yakni aksi kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi perempuan.
Di bidang sosial, pengurus berencana memperluas kegiatan kepedulian yang berkelanjutan. Program tersebut diarahkan agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat, bukan hanya menjadi agenda sesaat.
Sementara itu, pelatihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi perempuan menjadi salah satu upaya untuk mendorong kemandirian ekonomi. Melalui peningkatan keterampilan usaha, perempuan diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan potensi ekonomi keluarga.
Kedua fokus tersebut sejalan dengan tema HUT ke-18 PIRA, yaitu “Peduli, Kompak, Bergerak, Berdampak”. Tema ini menekankan pentingnya kebersamaan yang diikuti dengan kegiatan nyata.

Peringatan HUT Berlangsung secara Luring dan Daring
Puncak peringatan HUT ke-18 PIRA digelar pada Selasa, 13 Oktober 2026, di Rumah Aspirasi dan Inspirasi (RAI) Heri Gunawan, Jalan Arif Rachman Hakim Nomor 57–59, Kota Sukabumi.
Kegiatan berlangsung secara luring di Kota Sukabumi dan terhubung secara daring dengan Pimpinan Daerah (PD) PIRA Jawa Barat, PC PIRA se-Jawa Barat, PIRA se-indonesia, dan jajaran pengurus pusat di Jakarta melalui Zoom Meeting.
Agenda HUT yang berlangsung tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Pimpinan Pusat PIRA periode 2025–2030 di bawah kepemimpinan Ketua Umum Novita Wijayanti. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan organisasi selama 18 tahun.
Solidaritas untuk Menjalankan Program Sosial
Peringatan hari jadi ini menjadi kesempatan bagi para kader untuk mempererat kebersamaan dan menyelaraskan agenda organisasi. Koordinasi yang baik diperlukan agar rencana kegiatan dapat dijalankan secara terarah.
Ke depan, pengurus berharap program kemanusiaan dan pemberdayaan perempuan dapat terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat Kota Sukabumi. Perhatian terhadap kesejahteraan keluarga dan penguatan ekonomi juga menjadi bagian dari arah kegiatan yang ingin didorong.
Dengan demikian, peringatan HUT ke-18 tidak hanya menandai perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk menindaklanjuti komitmen sosial melalui program yang lebih relevan bagi masyarakat.




