Dede Kusdinar Dorong Diversifikasi Energi di Jawa Barat

Dede Kusdinar Dorong Diversifikasi Energi untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Elpiji

oleh


gerindrajabar.id — Upaya menjaga stabilitas energi rumah tangga kembali mengemuka di tengah meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap elpiji. Anggota DPRD Jawa Barat dari Komisi II (Bidang Perekonomian), Dede Kusdinar, menilai diperlukan langkah inovatif untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga elpiji sekaligus memastikan ketersediaan energi tetap terjaga.

Menurutnya, elpiji telah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas pengolahan pangan sehari-hari. Ketergantungan yang tinggi ini membuat stabilitas distribusi dan harga menjadi faktor krusial yang harus dijaga oleh pemerintah.

Dede Kusdinar: Diversifikasi Energi sebagai Solusi

Dalam konteks tersebut, Dede Kusdinar mendorong penguatan program diversifikasi energi yang tengah dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Langkah ini dinilai menjadi solusi strategis untuk mengurangi tekanan akibat fluktuasi harga elpiji, khususnya jenis nonsubsidi.

Salah satu alternatif yang dinilai potensial adalah pemanfaatan biogas dari limbah peternakan. Energi ini dapat dihasilkan melalui pengolahan kotoran hewan, seperti sapi, yang kemudian diubah menjadi gas untuk kebutuhan memasak rumah tangga.

Selain mampu menghasilkan api yang stabil dan cukup besar untuk aktivitas dapur, penggunaan biogas juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, biaya pengeluaran rumah tangga dapat ditekan secara signifikan.

Dampak Ekonomi dan Lingkungan

Lebih lanjut, pemanfaatan biogas tidak hanya berdampak pada efisiensi ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap pengelolaan lingkungan. Limbah peternakan yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan dapat diolah menjadi energi yang bermanfaat.

Menurut Dede Kusdinar, inovasi melalui diversifikasi energi menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Dengan implementasi yang optimal, gejolak harga elpiji dapat diantisipasi, sekaligus menciptakan sistem energi yang lebih mandiri di tingkat masyarakat.

Ia pun berharap program ini dapat diperluas dan didukung secara berkelanjutan oleh berbagai pihak. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya bergantung pada satu sumber energi, tetapi memiliki alternatif yang lebih stabil, terjangkau, dan ramah lingkungan.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *