gerindrajabar.id — Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari kawasan Pondok Pesantren Al-Qur’an (PPA) Nurul Qur’an, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Rabu (06/05/2026). Festival Cahaya Al-Qur’an 2026 tidak hanya menghadirkan suasana religius, tetapi juga menjadi ruang penguatan pendidikan Islam berbasis Al-Qur’an di tengah perkembangan zaman.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ricky Kurniawan, yang juga merupakan pengurus Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) MUI Pusat, menegaskan bahwa pesantren memiliki posisi penting sebagai penjaga nilai dan peradaban Islam.
Pesantren dan Peran Besarnya untuk Generasi Qur’ani
Menurut Ricky, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama. Lebih dari itu, pesantren memiliki peran besar dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Ia menilai kegiatan seperti Festival Cahaya Al-Qur’an menjadi momentum penting untuk memperkuat tradisi tahfidz, tahsin, dan tilawah Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Tradisi Al-Qur’an Terus Diperkuat
PPA Nurul Qur’an sendiri berdiri sejak tahun 2005 dan kini menyelenggarakan pendidikan mulai dari tingkat anak usia dini hingga madrasah aliyah. Pesantren tersebut juga aktif mengembangkan pendidikan tahfidz dan tilawah berbasis Al-Qur’an.
Saat ini, PPA Nurul Qur’an dipimpin oleh KH Ahmad Ubay Dinur, seorang qori internasional lulusan PTIQ Jakarta. Dengan visi membangun masyarakat madani berbasis tahfidzul Qur’an, pesantren tersebut terus memperkuat pendidikan Al-Qur’an secara berkelanjutan.
Pesantren Didorong Tetap Relevan dengan Zaman
Ricky menambahkan, kehadiran LSBPI MUI dalam festival tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan seni budaya Islam yang berakar pada nilai-nilai Al-Qur’an.
Ia berharap pesantren di Jawa Barat tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga berkembang sebagai pusat lahirnya peradaban Islam yang kokoh dan relevan dengan perkembangan zaman.
Festival Cahaya Al-Qur’an 2026 di Ciseeng pun diharapkan dapat menginspirasi pesantren lain untuk terus menjaga tradisi pendidikan Al-Qur’an sekaligus memperluas dakwah Islam di tengah masyarakat.








Leave a Reply