CARI BERITA & INFORMASI

Syahrir Kerahkan Relawan Sobat Bang Syahrir Bersihkan Lumpur SMAN 2 Sukatani Pasca-Banjir

elawan Sobat Bang Syahrir membersihkan lumpur di SMAN 2 Sukatani pasca-banjir Bekasi

gerindrajabar.id — Banjir yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi meninggalkan pekerjaan rumah bagi warga, termasuk membersihkan fasilitas yang terdampak. Salah satunya SMAN 2 Sukatani yang dipenuhi lumpur setelah kawasan sekolah terdampak banjir dalam sepekan terakhir.

Kondisi tersebut mendapat perhatian Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Syahrir. Ia mengerahkan Relawan Sobat Bang Syahrir untuk membantu membersihkan lingkungan sekolah agar kembali dapat digunakan untuk aktivitas pendidikan.

Aksi pembersihan berlangsung di SMAN 2 Sukatani, Jalan Raya Sasak Bali, Kampung Kobak Baya, Kecamatan Sukatani. Relawan membersihkan ruang kelas, koridor, halaman, hingga sejumlah fasilitas sekolah yang terdampak lumpur.

Relawan Bergerak Saat Siswa Jalani TKA

Pemulihan sekolah menjadi semakin mendesak karena para siswa tengah mengikuti Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kondisi lingkungan sekolah yang belum tertangani tentu dapat mengganggu kenyamanan siswa maupun aktivitas pendidikan.

Karena itu, pembersihan dilakukan dengan memprioritaskan area yang harus segera kembali berfungsi. Kehadiran relawan membantu pihak sekolah mempercepat proses pemulihan setelah banjir.

Relawan Sobat Bang Syahrir datang dengan membawa peralatan yang dibutuhkan untuk membersihkan sisa lumpur. Dalam waktu beberapa jam, sejumlah bagian sekolah yang sebelumnya terdampak mulai kembali bersih dan layak digunakan.

Syahrir Perkuat Respons Pascabencana

Bantuan tersebut menjadi bagian dari respons Syahrir terhadap kondisi warga Bekasi setelah banjir melanda sejumlah wilayah. Sebelumnya, ia juga mengirimkan mobil tangki air dan mengerahkan relawan untuk membantu penanganan pascabanjir di sejumlah kecamatan, termasuk Sukatani.

Bagi Syahrir, penanganan bencana tidak berhenti ketika air mulai surut. Tahap pemulihan lingkungan dan fasilitas yang terdampak juga membutuhkan perhatian agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan.

Sekolah menjadi salah satu fasilitas yang perlu segera dipulihkan karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan kegiatan belajar. Pembersihan lingkungan SMAN 2 Sukatani diharapkan membantu siswa dan guru kembali menjalankan aktivitas sekolah dengan lebih nyaman.

Pihak sekolah menyambut bantuan tersebut. Kepala SMAN 2 Sukatani, Agus Saprudin, bersama guru dan para pelajar menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Syahrir dan tim relawan.

Syahrir juga menilai penanganan pascabanjir membutuhkan kolaborasi antara masyarakat, relawan, dan pemerintah daerah. Kerja bersama diperlukan agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat, terutama pada fasilitas publik yang digunakan masyarakat setiap hari.

Ia berharap kondisi SMAN 2 Sukatani dapat segera pulih sepenuhnya sehingga para siswa tetap dapat menjalani proses pendidikan tanpa terganggu dampak banjir.