CARI BERITA & INFORMASI

Maulid Nabi Muhammad, Pradi Supriatna Ingatkan Pentingnya Akhlak di Tengah Perubahan Zaman

Pradi Supriatna menyampaikan pentingnya menjaga akhlak dan kepedulian terhadap sesama

gerindrajabar.id — Perubahan zaman membuat cara manusia berkomunikasi dan berinteraksi terus berkembang. Namun, kemajuan tersebut tetap membutuhkan landasan yang tidak berubah, yaitu kemampuan menghargai, peduli, dan memperlakukan sesama dengan baik.

Anggota DPRD Jawa Barat, Pradi Supriatna, melihat nilai-nilai tersebut tetap relevan untuk dihidupkan dalam kehidupan masyarakat. Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW menurutnya dapat menjadi kesempatan untuk kembali melihat bagaimana Rasulullah memberikan contoh dalam membangun hubungan dengan sesama.

Bagi Pradi, keteladanan Rasulullah tidak berhenti pada pengetahuan tentang sejarah. Nilai kesabaran, kejujuran, kelembutan, dan kasih sayang dapat diterapkan dalam berbagai situasi, termasuk ketika masyarakat menghadapi perbedaan.

Persaudaraan Perlu Dirawat di Tengah Perbedaan

Perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat. Persoalan muncul ketika perbedaan tersebut tidak disikapi dengan penghormatan terhadap orang lain.

Pradi menilai sikap santun dan bijaksana perlu tetap dijaga agar perbedaan tidak berkembang menjadi konflik. Masyarakat juga perlu mengedepankan kepedulian ketika berhadapan dengan persoalan yang dialami orang lain.

Menurutnya, semangat saling membantu dapat menjadi kekuatan masyarakat Jawa Barat. Persaudaraan tidak hanya dibangun melalui hubungan formal, tetapi juga melalui kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika masyarakat terbiasa membantu dan memperhatikan lingkungan sekitarnya, persoalan sosial dapat dihadapi secara bersama. Nilai kemanusiaan tersebut, kata Pradi, jangan sampai hilang hanya karena perubahan pola kehidupan.

Akhlak Tetap Dibutuhkan di Tengah Perubahan

Perkembangan teknologi menjadi salah satu perubahan besar yang dirasakan masyarakat saat ini. Informasi dapat diterima dalam waktu singkat dan komunikasi dapat berlangsung tanpa batas wilayah.

Namun, Pradi mengingatkan bahwa kemampuan mengikuti perkembangan teknologi perlu berjalan bersama karakter yang kuat. Kemajuan tidak seharusnya membuat seseorang kehilangan rasa tanggung jawab maupun kepedulian terhadap orang lain.

Karena itu, akhlak tidak cukup dipahami sebagai pengetahuan, tetapi perlu terlihat dalam perilaku. Cara berbicara, menghargai perbedaan, menjaga perasaan orang lain, hingga kesediaan membantu merupakan bagian dari penerapannya dalam kehidupan.

Generasi Muda Perlu Punya Karakter

Pradi secara khusus menaruh perhatian pada generasi muda yang tumbuh di tengah perubahan teknologi yang cepat. Menurutnya, anak-anak muda membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan akademik dan kecakapan digital.

Karakter menjadi bekal penting agar kemampuan yang dimiliki dapat digunakan secara bertanggung jawab. Generasi muda juga perlu memahami nilai kehidupan yang dicontohkan Rasulullah sehingga kemajuan yang mereka capai tetap disertai kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Pradi berharap generasi muda dapat memiliki cita-cita besar tanpa meninggalkan akhlak. Kemampuan dan pencapaian seseorang akan memiliki makna lebih luas ketika dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Maulid Nabi Jadi Ruang Introspeksi

Bagi Pradi, makna Maulid Nabi Muhammad SAW pada akhirnya dapat diterapkan melalui hal-hal sederhana. Masyarakat dapat memulainya dari cara memperlakukan keluarga, tetangga, maupun orang lain yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Momentum tersebut juga dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi. Di tengah masyarakat yang semakin dinamis, hubungan antarmanusia perlu terus dirawat agar perbedaan tidak menghilangkan rasa persaudaraan.

Pradi berharap peringatan Maulid Nabi membawa masyarakat pada kesadaran untuk terus memperbaiki diri. Menjadi pribadi yang lebih peduli, menghargai sesama, dan memberikan manfaat bagi lingkungan merupakan bentuk sederhana dari upaya menghadirkan nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan.