gerindrajabar.id — Sebanyak 120 becak listrik dan 102 tablet pintar disalurkan kepada masyarakat di Kota Depok sebagai bagian dari dukungan pemerintah pusat melalui program bantuan Presiden Prabowo Subianto. Bantuan tersebut menyasar dua kebutuhan berbeda, yakni menunjang aktivitas ekonomi pengayuh becak dan mendukung kegiatan belajar para pelajar.
Penyaluran bantuan berlangsung di Balai Kota Depok, Senin (5/10/2026). Kehadiran dua jenis bantuan ini mendapat perhatian dari Anggota DPRD Jawa Barat yang juga Ketua DPC Gerindra Depok, Pradi Supriatna, yang melihat manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurut Pradi, becak listrik memberikan perubahan bagi para pengayuh yang selama ini mengandalkan kekuatan fisik untuk bekerja. Penggunaan tenaga listrik membuat aktivitas mengayuh menjadi lebih ringan, terutama bagi penerima yang sudah berusia lanjut tetapi masih aktif mencari nafkah.
120 Becak Listrik untuk Mendukung Pengayuh
Sebanyak 120 becak listrik diberikan kepada pengayuh becak yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana kerja yang membantu penerima mempertahankan penghasilan sekaligus mengurangi beban fisik selama menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pradi menilai keberadaan becak listrik juga dapat memberikan manfaat ekonomi karena penerima memiliki sarana kerja yang lebih praktis. Dengan kendaraan yang lebih ringan dioperasikan, para pengayuh diharapkan dapat tetap produktif dalam menjalankan pekerjaannya.
Becak listrik juga berpotensi digunakan untuk mendukung mobilitas di sejumlah kawasan di Depok. Pemanfaatannya dapat berkembang untuk kebutuhan transportasi jarak dekat maupun mendukung kawasan yang memiliki aktivitas perdagangan dan wisata.

102 Tablet Pintar Dukung Kebutuhan Pendidikan
Selain bantuan untuk pengayuh becak, sebanyak 102 tablet pintar turut disalurkan bagi kebutuhan pendidikan. Perangkat tersebut menjadi sarana pendukung bagi pelajar untuk mengakses materi pembelajaran dan memanfaatkan teknologi dalam proses belajar.
Bantuan tablet menjadi bagian penting karena kebutuhan pendidikan saat ini semakin berkaitan dengan akses terhadap perangkat digital. Ketersediaan perangkat dapat membantu siswa memperoleh sumber belajar tambahan dan mengikuti pembelajaran yang memanfaatkan teknologi.
Bagi Pradi, bantuan di sektor pendidikan melengkapi manfaat program yang diberikan kepada masyarakat. Jika becak listrik menyentuh kebutuhan ekonomi para pekerja informal, tablet pintar diarahkan untuk membantu kebutuhan belajar generasi muda.

Menyentuh Ekonomi dan Pendidikan
Dua bentuk bantuan tersebut menunjukkan sasaran yang berbeda dalam satu rangkaian program. Becak listrik diberikan untuk mendukung masyarakat yang bekerja sebagai pengayuh, sedangkan tablet pintar diperuntukkan sebagai sarana penunjang pendidikan.
Pradi berharap bantuan yang diterima masyarakat benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Becak listrik dapat digunakan untuk menunjang pekerjaan dan penghasilan, sementara tablet pintar dapat dimaksimalkan untuk kegiatan belajar.
Dengan pemanfaatan yang tepat, bantuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni penyerahan, tetapi memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat Depok.




